Modal Mulai Rp 150 Ribu, Produk KimiBag Melalang Buana hingga Pasar Mancanegara

Melalui brand KimiBag, pihaknya berhasil menyulap bahan-bahan tersebut menjadi tas, pouch, dompet, dan lainnya

Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Khusnul Itsariyati (31) saat pameran KimiBag di Bank Indonesia Solo, Kamis (18/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Hanya berkonsep pada inovasi kanvas dan goni, tangan kreatif Khusnul Itsariyati (31) berhasil menjadikannya produk kreatif dan bernilai.

Dan melalui brand KimiBag, pihaknya berhasil menyulap bahan-bahan tersebut menjadi tas, pouch, dompet, dan lainnya.

"Usaha ini saya rintis sejak 2011, modalnya mulai Rp 150 ribu," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (22/10/2018).

Melalui proses panjang hingga tujuh tahun, akhirnya pasar Kimibag telah terpolakan melalui sistem pemasaran online.

Pos Pengamanan Bakal Ditambah Pasca-Pencurian 11 Toko di Plaza Singosaren Solo

Hingga ini pasarnya ada di dalam negeri bahkan luar negeri.

"Untuk pasar saat ini memang mayoritas dalam negeri baik Makassar, Gorontalo, Sumatera, Jakarta, dan lainnya," katanya.

Namun juga pasar luar negeri, yang jatuh hati terhadap produk Kimibag karena mengusung konsep go green.

Pihaknya berujar, pemanfaatan bahan-bahan ramah lingkungan, juga limbah menjadi produk kreatif inovatif ternyata mampu bernilai jual di pasar luar negeri.

Pemerintah Kabupaten Sragen Sinergi dengan BI Terus Genjot Produksi Bawang Merah

"Untuk luar negeri saat ini pasar di Singapura, Riyadh, Malaysia, Brunei Darusallam, Belanda, dan Swiss," ungkapnya.

Putri pengelola Pondok Pesantren Al Qohar di Pulon, Malangan, Tulung, Klaten mengatakan untuk Swiss, melalui perwakilannya di Bali, mereka memesan 21 ribu wine pouch.

Sementara untuk harga kimibag dibanderol mulai Rp 5.000 hingga Rp 260 ribu.

Pihaknya juga mengaku, perkembangan usahanya ini juga atas dasar binaan dari Bank Indonesia (BI) Solo.

Hasil Penelitian Cleveland Clinic, Malas Olahraga Lebih Berbahaya daripada Merokok

Melalui binaan dengan Bank Indonesia ini, mengalir pesanan-pesanan lain yang datang dari korporat, seperti perbankan, mal, hingga pesanan tas untuk kegiatan-kegiatan yang bertaraf internasional.

"Harapannya KimiBag semakin berkembang menjadi wadah usaha bagi orang banyak, dan melestarikan produk kreatif Indonesia," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved