Pemerintah Kabupaten Sragen Sinergi dengan BI Terus Genjot Produksi Bawang Merah

Sementara itu Kepala KPw BI Solo, Bandoe Widiarto berujar bahwa selama ini Sragen menjadi salah satu daerah penghasil bawang merah

Pemerintah Kabupaten Sragen Sinergi dengan BI Terus Genjot Produksi Bawang Merah
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Pedagang bawang merah di Pasar tradisional 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berharap ke depan Sragen menjadi sentral daerah penghasil bawang merah.

"Sragen memang menjadi lokasi potensial untuk pengembangan bawang merah," katanya kepada wartawan, saat ditemui di Solo, Minggu (21/10/2018).

Lantas dengan adanya pembinaan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo melalui program klaster bawang merah, diharapkan meningkatkan produktivitas petani bawang sendiri.

Selama ini wilayah yang merupakan daerah penghasil bawang merah yakni Kedawung dan Ngrampal.

Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto akan Punya Jabatan Baru di Polda Kalimantan Utara

Di mana potensi untuk kedua wilayah ini cukup besar untuk berkembang.

"Hanya saja terkait pelebaran sayap ke bawang putih memang tidak dimungkinkan"

"Sebab di Sragen sendiri, tanahnya tidak cocok ditanami bawang putih, tandasnya.

Tujuh Warga Lawele Lasalimu Buton Ini Diduga Bakar 1 Mobil Patroli dan 7 Motor Polisi

Sementara itu Kepala KPw BI Solo, Bandoe Widiarto berujar bahwa selama ini Sragen menjadi salah satu daerah penghasil bawang merah.

Apalagi bawang merah menjadi salah satu komoditas yang mempengaruhi adanya inflasi.

"Sehingga dengan adanya sinergi dengan Pemkab Sragen ini serta pembinaan pada asosiasi bawang merah membuat program pengendalian inflasi bisa lebih dioptimalkan," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved