Fakta Baru Gempa Palu-Donggala, Temuan Jenazah Berpelukan hingga Pembangunan Hunian Sementara

Sejumlah jenazah korban bencana alam Sulawesi Tengah berhasil dievakuasi petugas SAR di Kelurahan Petobo

Fakta Baru Gempa Palu-Donggala, Temuan Jenazah Berpelukan hingga Pembangunan Hunian Sementara
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, luluh lantak akibat gempa bumi terlihat, Sabtu (6/10/2018). Gempa bumi Palu dan Donggala bermagnitudo 7,4 mengakibatkan sedikitnya 925 orang meninggal dunia dan 65.733 bangunan rusak. 

TRIBUNSOLO.COM - Sejumlah jenazah korban bencana alam Sulawesi Tengah berhasil dievakuasi petugas SAR di Kelurahan Petobo.

Tiga korban ditemukan dalam posisi saling berpelukan.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah kerugian akibat bencana alam di Sulawesi Tengah diperkirakan mencapai Rp 15,29 triliun.

Sementara itu, ribuan keluarga korban bencana diperkirakan membutuhkan hunian sementara atau huntara.

Pembangunan huntara ditargetkan selesai akhir 2018.

Berikut fakta terbaru bencana alam di Sulawesi Tengah.

El Clasico Tanpa Lionel Messi, Barcelona Dijagokan Tetap Mampu Atasi Real Madrid

1. Kerugian mencapai Rp 15,29 triliun

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kerusakan dan kerugian terbesar akibat bencana alam Sulawesi Tengah terjadi di Palu, yaitu Rp 7,6 triliun atau mencapai 50 persen dari total perkiraan.

Sementara itu, detail kerusakan di Kabupaten Sigi Rp 4,9 triliun, Kabupaten Donggala Rp 2,1 triliun, dan Kabupaten Parigi Moutong Rp 631 miliar.

Sutopo menjelaskan, nilai kerusakan di empat wilayah tersebut diperkirakan Rp 13,27 trilun dan nilai kerugiannya Rp 2,02 triliun.

Halaman
123
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved