Breaking News:

Lukisan Karya Pemuda Difabel Ivan Ufuq Isfahan Terpajang Cantik di The Sunan Hotel Solo

Karya lukis seorang seniman penyandang autisme dan mental retardation, Ivan Ufuq Isfahan, dipamerkan di lobby area The Sunan Hotel Solo.

TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Pembukaan Pameran Ivan Ufuq Isfahan yang dibalut dalam acara Peragaan Busana Fashion and Luncheon, di The Sunan Hotel Solo, Selasa (30/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Karya lukis seorang seniman penyandang autisme dan mental retardation, Ivan Ufuq Isfahan, dipamerkan di lobby area The Sunan Hotel Solo.

Pameran tersebut berlangsung selama dua minggu mulai 30 Oktober sampai dengan 13 November 2018.

Ivan Ufuq Isfahan sendiri merupakan pemuda kelahiran 6 Juni 2000, yang sejak kecil sudah senang untuk menggambar.

Hingga sampai saat ini, keterbatasannya tidak mengurangi semangat juangnya untuk menciptakan karya lewat kesetaraan dan keberagaman.

Ivan sebelumnya telah memamerkan lukisannya di Balai Soedjatmoko Surakarta, TIM Jakarta dan Hotel Majapahit Surabaya.

Sementara adanya pameran tersebut dikemas dalam gelaran Fashion and Luncheon.

General Manager The Sunan Hotel Solo, Retno Wulandari, mengatakan dalam pembukaan pameran tersebut sangat spesial, yakni adanya kolaborasi antara Ibu dan Anak.

Kisah Ida Ayu, Siswi di Karanganyar yang Jualan Cilok, Pernah Dilempar Sampah oleh Pengedara Motor

"Konsepnya Fashion & Luncheon yang merupakan kolaborasi karya seni Ibu dan Anak, seorang seniman juga aktivis perempuan Dewi Candraningrum beserta buah hatinya Ivan Ufuq Isfahan, ini merupakan bagian dari komitmen pada negeri dan planet Bumi," ungkapnya melalui release yang diterima TribunSolo.com, Rabu (31/10/2018).

Dalam pembukaan pameran tersebut sangat spesial pameran lukisan dibuka dengan Peragaan Busana Scarf Story karya Dewi Candraningrum dengan koreographer, Rory Wardana, dan Pembacaan ikrar Sumpah Pemuda oleh Pemuda Pemudi Difabel Tuna Netra, Yulianto dan Agatha.

"Selain itu Busana & Pameran Lukisan ini juga untuk memaknai momentum hari Sumpah Pemuda dengan tema Sumpah Pemuda untuk merawat keragaman, kesetaraan, dan keadilan lingkungan," katanya.

Selain itu Acara tersebut yang merupakan kerjasama The Sunan Hotel Solo dengan Bank BTN ini dalam rangka mewadahi semangat para pemuda merawat keberagaman dan kesatuan.

Lukisan karya Ivan dibanderol dengan harga Rp 1,5 juta sedangkan untuk Scarf ditawarkan dengan harga Rp 750 ribu.

Para pengunjung bisa datang ke The Sunan Hotel Solo untuk sekedar melihat pameran lukisan ataupun juga dapat membelinya langsung.

"Sebagian dari dana koleksi didonasikan untuk keadilan lingkungan, dan Ivan akan terus melukis dan semoga karya-karyanya menjadi kebahagiaan bagi para kolektornya," tutup Dewi Candraningrum yang juga seorang aktivis perempuan, penulis dan seniman. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved