Usai Peristiwa Macan Serang Hewan Ternak, Perhutani Solo Meminta Warga Siaga dan Bawa Alat Ini
Kapolsek Tawangmangu AKP Ismugiyanto tetap mengimbau warga agar lebih waspada saat keluar pada malam hari
Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Seekor macan menyerang ternak warga Dusun Sendang, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa dan Rabu (30-31/10-2018).
Macan tersebut dilaporkan memangsa beberapa kambing dari dalam kandang.
Tidak ada korban manusia.
Namun, Kapolsek Tawangmangu AKP Ismugiyanto tetap mengimbau warga agar lebih waspada saat keluar pada malam hari.
• Diperkarakan oleh FA, Mourinho: 100 Persen Saya Tidak Bersalah atas Tuduhan Ini
Kandang ternak pun diusahakan lebih diperkuat lagi.
Senada dengan Kapolsek, Kepala Perhutani KPH Surakarta Eka Muhammad mengimbau masyarakat agar tidak pergi sendiri saat masuk hutan.
Sebelum masuk ke hutan, warga sebaiknya mempersiapkan alat yang menghasilkan bunyi-bunyian.
“Jika masuk ke hutan, disarankan membawa bunyi-bunyian, semisal radio dan lain-lain,” katanya.
• Jenazah Anggota Sindikat Narkotika yang Ditembak di Solo Telah Dipulangkan ke Pihak Keluarga
Menurut Eka, macan akan menghindar ketika mendengar suara bising.
“Macan kalau mendengar suara-suara yang ribut, dia akan menghindar,” terangnya.
Sebelumnya, sosok macan tersebut sempat disaksikan seorang warga bernama Arjo Paimin masuk dalam kandang ternak kambing di sebelah rumahnya.
• Bima Sakti Panggil Satu Pemain Baru di Timnas Garuda untuk AFF Cup 2018, Gantikan Saddil Ramdani?
Macan itu disebut melempat keluar pagar dan lari ke arah semak-semak perkebunan.
Macan diduga muncul akibat hewan mangsaannya berkurang di sekitar hutan Gunung Lawu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-harimau-macan_20181102_143859.jpg)