Tembok Tua Berusia 30 Tahun yang Mengelilingi Taman Jurug Surakarta Roboh
Pagar tembok tua yang mengelilingi Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Surakarta roboh, Sabtu malam, (10/11/2018).
Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pagar tembok tua yang mengelilingi Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Surakarta roboh, Sabtu malam, (10/11/2018).
"Kondisinya memang sudah rapuh, termakan usia, terlebih hujan juga semakin intens saat ini, sehingga roboh begitu saja," ujar Direktur Utama Perumda TSTJ Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, kepada Tribunsolo.com, Minggu (11/11/2018).
Kejadian tembok roboh tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.
Rapuh karena memang tembok tersebut berusia sekitar 30 tahun.
Di mana, lanjut Bimo, dibangun pada tahun 1988-an.
• Marsha Aruan, Kekasih Putra Kedua Ahmad Dhani Merinding Jadi Ikon Indonesia Menari di Solo
Bimo juga menyebutkan, panjang tembok tersebut yakni 40 meter, dengan tinggi 3,3 meter.
Dan tembok tersebut berada di lahan pengembangan kawasan Bengawan Solo Park.
"Kami pun sudah berkoordinasi dengan pihak PT Warna Bhuana Indonesia (WBI) selaku investor Bengawan Solo Park," imbuhnya.
• Video Perjuangan Guru Berjalan Kaki Seberangi Sungai untuk Mengajar, Alissa Wahid: Pahlawan Bangsa
Sementara saat ini untuk keberlanjutan pembangunan usai roboh, tengah dilakukan pencarian anggaran bersama-sama, karena memang letaknya di kawasan komersial.
"Sementara saat ini dibangun pagar berupa seng terlebih dahulu," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kondisi-pagar-tembok-tstj-yang-ambruk-sabtu-malam-10112018.jpg)