219 Pengusaha Rumah Makan di Boyolali Kedapatan Gunakan LPG 3 Kg Bersubsidi

Sebanyak 1.060 tabung LPG 3 kg bersubsidi disalahgunakan oleh para pegusaha rumah makan di Kabupaten Boyolali.

219 Pengusaha Rumah Makan di Boyolali Kedapatan Gunakan LPG 3 Kg Bersubsidi
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Puluhan tabung gas elpiji subsidi ditemukan dalam sidak yang dilakukan Pertamina MOR IV di beberapa sentra kuliner di Solo, Kamis (27/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebanyak 1.060 tabung LPG 3 kg bersubsidi disalahgunakan oleh para pegusaha rumah makan di Kabupaten Boyolali.

Penemuan tersebut dilakukan oleh Tim Monitoring Penyaluran LPG 3 kg yaitu Polres Boyolali berkoordinasi dengan Pertamina dan Pemerintah Daerah setempat.

"Di mana penyalahgunaan 1.060 gas subsidi 3 kg ini ditemukan di 219 lokasi usaha rumah makan dan industri pengolahan makanan di Kabupaten Boyolali," ujar Kasat Sabhara Polres Boyolali, AKP Edi Sukamto, SH, MH, kepada awak media, Selasa (13/11/2018).

Sementara Sales Eksekutif LPG Rayon V PT Pertamina (Persero), Adeka Sangtraga, menambahkan bahwa dari total 219 lokasi yang didatangi, jika digabungkan diestimasikan setiap bulannya menghabiskan lebih dari 70 MT atau setara dengan 23.000 tabung LPG 3 kg.

“Dengan estimasi jumlah yang cukup besar tersebut sangat tidak layak jika para pengusaha rumah makan dan pabrik pengolahan makanan tersebut menggunakan LPG 3 kg bersubsidi yang peruntukkannya bagi warga miskin dan usaha mikro," ujar Adeka.

Namun, Pertamina memberikan solusi kepada para pengusaha tersebut untuk menukarkan tabung LPG 3 kg dengan tabung LPG non subsidi bright gas 5,5 kg.

Yakni sebanyak 474 tabung bright gas 5,5 kg telah tersalurkan kepada para pengusaha yang berada di 219 titik lokasi tersebut.

"Diharapkan kedepannya para pengusaha lain yang masih menggunakan LPG 3 kg bersubsidi bisa segera beralih ke penggunaan LPG non subsidi," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved