Breaking News:

Pilpres 2019

Pelapor Prabowo dalam Kasus Ucapan 'Tampang Boyolali' Bawa 3 Warga Boyolali sebagai Saksi ke Bawaslu

Bawaslu memeriksa pelapor calon presiden (capres) Prabowo Subianto terkait kasus dugaan penghinaan terhadap warga Kabupaten Boyolali, Jateng.

KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Praktisi hukum Andi Syafrani dalam diskusi Populi Center dan Smart FM di Menteng, Jakarta, Sabtu (29/4/2017). Beberapa waktu lalu Andi Syafrani melaporkan capres Prabowo Subianto ke Bawaslu karena ucapan 'tampang Boyolali'. 

Ketiga saksi mengatakan, oleh petugas Bawaslu dirinya dimintai keterangan terkait fakta yang mereka lihat dan ketahui soal ucapan "tampang Boyolali" Prabowo.

"Ditanya tentang awal mula Pak Prabowo datang terus acaranya sampai selesai," ujar saksi Sumarno.

Tanggapi Soal Tampang Boyolali, Fahri Hamzah : Maksud Prabowo Baik, Tapi Politik Rumusnya Lain

Sementara itu, kepada petugas Bawaslu, saksi Kani Nurokhman menceritakan peristiwa "tampang Boyolali" yang ia ketahui.

Saat itu, Kani Nurokhman hadir dalam pertemuan antara Prabowo dengan tim pemenangannya di Kabupaten Boyolali.

"Yang saya tahu Pak Prabowo Subianto pidatonya, kalau Jakarta itu banyak hotel mewah, tapi sebelum masuk hotel diusir karena bukan tampang orang kaya," katanya.

"Setelah itu ya ini tampang Boyolali, itu saja."

Klarifikasi Pidato Tampang Boyolali, Prabowo: Itu Empati Kalau Enggak Boleh Bercanda, Ya Bosan

"Sebagai warga Boyolali saya terhina," kata Kani Sumarno.

Adapun pelapor berharap, melalui pemeriksaan itu Bawaslu bisa melanjutkan proses pemeriksaan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan capres pasangan Sandiaga Uno tersebut.

"Kami tentu berharap Bawaslu bisa melalui Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu, Red) bisa memproses ini objektif dan memutuskan secara objektif sehingga harapannya kalau laporan ini bisa berlanjut terus," ujar Andi.

Prabowo-Sandiaga Janji akan Buat Mata Uang Braile untuk Tunanetra

Ucapan Prabowo

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved