Pemerintah Rencanakan Sistem Pengolahan Sampah Terpadu di Tiap Daerah
Pemerintah sedang merencang pengolahan sampah terpadu, yang diharapkan menjadi solusi dari masalah sampah di Sukoharjo.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan wartawan TribunSolo.com,Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemerintah sedang merencang pengolahan sampah terpadu, yang diharapkan menjadi solusi dari masalah sampah di Sukoharjo.
Hal ini disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Riyanto saat bersama Kemendikti di Hotel Assalam Syariah, Kartasura, Sukoharjo, Jumat (16/11/2018) Pagi.
Kepada TribunSolo.com, mantan Bupati Sukoharjo ini mengatakan pemerintah sedang merancang sistem pembuangan sampah dan pengolahannya secara regional yang meliputi beberapa kabupaten kota.
Hal ini untuk mengantisipasi semakin meningkatnya volume sampah.
• Pengelolaan Bank Sampah Mulai Digalakkan di Desa-desa di Sukoharjo
Pemerintah sedang merancang tempat pembuangan dan pengolahan sampah terpadu, yang radiusnya 1 kilometer dari pemukiman penduduk.
"Misalnya Solo, Sukoharjo, Klaten, Boyolali diberikan satu tempat yang jauh dari penduduk dengan luas beberapa hektare dengan alat yang pengolahan sampah organik dan non organik, lalu diolah sekalian," jelasnya.
Namun hal ini masih terkendala dengan pemilihan tempat yang sesuai.
"Hal ini butuh kesadaran, hakikat otonomi daerah kan kerjasama dengan antar daerah," terangnya.
Dirinya mengharapkan pengolahan sampah kedepannya bisa seperti di negara maju dengan petugas pengangkut sampah 2 orang dalam satu truk, dan sampah bisa langsung diolah.
• Satpol PP Solo Bakal Kenakan Tipiring Terhadap Pembuang Sampah di Sungai
Jjadi sampah begitu diangkut, dimasukan truk sampah dan langsung diproses. Nah, tempat kita sudah memungkinkan apa belum," ungkapnya.
Kedepannya dirinya akan mensosialisakian mengenai pengolahan sampah ini bersama Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang pengolahan sampah.
Bank sampah adalah solusi alternatif untuk mengurangi volume sampah.
Selain itu pengolahan sampah juga dapat menjadi nilai ekonomis bagi masyarakat.
Pihaknya juga akan membagikan puluhan motor sampah, yang akan dibagikan masyarakat tiap dapil. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/anggota-komisi-vii-dpr-ri-bambang-riyanto.jpg)