Pesawat Lion Air Jatuh

22 Sampel DNA Korban Pesawat Lion Air Belum Dicocokkan, Butuh Waktu 7 Hari

Sebanyak 24 sampel DNA itu merupakan bagian dari keseluruhan 666 sampel DNA yang diambil dari tulang korban.

22 Sampel DNA Korban Pesawat Lion Air Belum Dicocokkan, Butuh Waktu 7 Hari
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Puluhan kantong jenazah korban Lion Air, dikumpulkan di Pelabuhan JICT II, Tanjung Priok, Minggu (4/11/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Kepala Laboratorium DNA Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri, Kombes Pol Putut Cahyo Widodo mengungkapkan, saat ini ada 24 sampel DNA korban pesawat Lion Air JT 610 registrasi PK LQP yang belum direkonsiliasi atau dicocokkan.

Sebanyak 24 sampel DNA itu merupakan bagian dari keseluruhan 666 sampel DNA yang diambil dari tulang korban.

"Ada 24 dari 666, itu yang berasal dari tulang-tulang," kata Putut di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (19/11/2018).

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Putut menyebutkan, dalam waktu satu atau dua hari 24 sampel DNA tersebut akan dicocokan dengan data antemortem dan postmortem agar segera bisa diidentifikasi.

"Moga-moga satu hari dua hari yang akan datang 24 ini sudah bisa dicocokan dengan antemortem."

"Nah ini kalau sudah dicocokan dengan antemortem maka semua postmortem sudah dicocokan," ujar dia.

Jika seluruh sampel DNA telah dicocokan, jumlah akhir korban Lion Air JT 610 akan diketahui.

"Nah nanti akan ketemu jumlah penumpang yang teridentifikasi, sekarang sudah 101, kita berdoa supaya lebih dari 101."

"Toh kalau nanti seandainya tidak sampai 189 berarti yang sisanya itu belum dikirimkan dari kantong tadi, kantongnya kan 195," ujar Putut.

Ia mengungkapkan, proses pemeriksaan sampel DNA melalui tulang memakan waktu lebih lama dibandingkan darah atau otot.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved