Pemkot Solo Bersama Bekraf Fasilitasi Produk Kreatif di Kota Solo Ber-HKI

Dan penentuan HKI masih menunggu Kemenkumham, dan bisa jadi dari 300 merek tersebut, terdapat beberapa yang tidak lolos.

Pemkot Solo Bersama Bekraf Fasilitasi Produk Kreatif di Kota Solo Ber-HKI
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Workshop Fasilitasi Co-Branding Produk Kreatif Kota Surakarta, bertemakan strategi branding untuk meningkatkan daya saing produk kreatif, di Aziza Hotel Solo, Kamis (22/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sekitar 300 merek produk lokal Kota Solo lolos seleksi untuk mendapatkan fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota (Disparta) Surakarta, Nunuk Mari Hastuti, berujar 300 merk yang terjaring tersebut, dari total permohonan 375 merek.

"300 merk tersebut saat ini sudah dihantarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI), karena yang resmi mengeluarkan HKI dari sana," katanya kepada TribunSolo.com, saat ditemui di Aziza Hotel Solo, Kamis (22/11/2018).

Dan penentuan HKI masih menunggu Kemenkumham, dan bisa jadi dari 300 merek tersebut, terdapat beberapa yang tidak lolos.

Pemkot Solo Fasilitasi Co-Branding Produk Lokal untuk Meningkatkan Daya Saing di Pasaran

Namun, lanjut Nunuk, harapannya dapat lolos semua, dan proses screening HKI tidak terlalu lama.

"Karena untuk terus menjaga eksistensi produk itu sendiri," ucapnya.

Selain itu adanya fasilitasi ini juga untuk membantu para pelaku ekonomi menengah melakukan pendaftaran kekayaan intelektual, di mana rendahnya para pelaku ekonomi mendaftar karena keterbatasan pengetahuan dan biaya yang yang tidak sedikit.

"Dari Bekraf sendiri pun memberikan fasilitas dana per merk sebesar Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta," tuturnya.

Bekraf Financial Club di Solo Pacu Lembaga Keuangan Biayai Seni Pertunjukan

Sementara dari 300 merek tersebut mayoritas dari produk kreatif lokal berupa craft, kuliner, dan fashion.

Nunuk menambahkan adanya fasilitasi HKI ini sangat membantu produk lokal Kota Solo bernilai.

Dan dengan adanya HKI dapat menjaminkan suatu kreatifitas untuk mendorong dan menciptakan inovasi serta kreasi.

"Apabila kita bicara ekonomi kreatif menyangkut daya tarik, tentunya akan terakomodasi dengan baik," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved