Pemkot Solo Segera Latih Pengelola Museum agar Menguasai Bahasa Asing dan Teknologi
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo segera melatih pengelola museum di Kota Solo untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo segera melatih pengelola museum di Kota Solo untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
Pengelola dituntut bisa menguasai bahasa asing dan menguasai teknologi.
"Yang pertama itu pengelola atau pemandu wisatanya harus tahu secara detail benda-benda koleksi, sehingga bisa menerangkan secara utuh kepada para pengunjung," kata Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Selasa (27/11/2018).
• Komunitas Pecinta Keris Bratasura Ingin Perkaya Koleksi Keris di Museum Keris Nusantara Solo
Ia memberikan contoh di Museum Keris Nusantara, pemandu idealnya bisa menerangkan proses pembuatan keris dari awal sampai akhir lengkap dengan filosofinya.
"Kemudian yang juga penting adalah bisa menerangkan dengan bahasa asing, minimal bahasa Inggris, karena yang berkunjung tidak hanya wisatawan domestik," ujar Rudy.
Di bidang pemanfaatan teknologi, Rudy minta agar pengelola bisa beradaptasi.
"Kalau ada sound system yang bagus harus bisa pakai, kalau ada teknologi virtual, juga harus bisa pakai," kata dia.
• Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo Akan Terima Keris dari Empu Muda di Museum Keris Nusantara
Wali kota menargetkan pelatihan untuk pengelola museum bisa segera dilakukan.
"Kalau butuh kursus ya kita kursuskan, yang penting museum bisa jadi wahana edukasi, tak hanya menyimpan barang," kata wali kota. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/wali-kota-solo-fx-hadi-rudyatmo-saat-ditemui-di-balai-kota-solo-rabu-14112018.jpg)