Breaking News:

KNKT Dorong Lion Air Tingkatkan Budaya Keselamatan

Dua rekomendasi ini berdasarkan hasil investigasi awal KNKT atas pesawat yang jatuh di perairan Karawang itu

Editor: Putradi Pamungkas
KOMPAS.COM/CHRISTOFORUS RISTIANTO
(Dari kiri ke kanan) Onisuryo Wibowo (Investigator kecelakaan moda penerbangan KNKT), Soerjanto (Ketua KNKT), dan Nurcahyo Utomo (Kepala Sub Komite Kecelakaan Penerbangan KNKT) mengadakan konferensi pers di gedung KNKT, Jakarta, Senin (5/11/2018). Saat itu, KNKT menyampaikan info terkini terkait kecelakaan pesawa Lion Air JT 610. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) memberi dua rekomendasi kepada Lion Air pasca jatuhnya pesawat JT 160 rute Jakarta-Pangkal Pinang pada 28 Oktober lalu.

Dua rekomendasi ini berdasarkan hasil investigasi awal KNKT atas pesawat yang jatuh di perairan Karawang itu.

"KNKT melihat masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki," kata Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo saat merilis temuan awal jatuhnya pesawat, di Kantor KNKT, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Rekomendasi pertama, KNKT meminta Lion Air meningkatkan budaya keselamatan.

Dispenaker Sukoharjo Gelar Job Fair dan Sediakan 2.500 Lowongan Pekerjaan

Caranya adalah dengan menjamin implementasi dari operasi manual yang baru diberikan oleh Boeing.

"Ini dalam rangka meningkatkan budaya keselamatan dan untuk menjamin pilot dapat mengambil keputusan guna meneruskan atau tidak meneruskan penerbangan," kata Nurcahyo.

Nurcahyo menyorot penerbangan rute Denpasar-Jakarta, penerbangan terakhir sebelum pesawat dengan registrasi PK-LQP itu jatuh di perairan Karawang.

Menurut KNKT, kondisi pesawat saat penerbangan itu sudah tidak layak untuk terbang karena mengalami berbagai masalah.

"Menurut pendapat kami, Seharusnya penerbangan itu tidak dilanjutkan," kata Nurcahyo.

Kerap Digosipkan Berseteru, Inul Daratista Beberkan Hubungannya dengan Iis Dahlia Selama Ini

Rekomendasi kedua, KNKT juga meminta Lion Air menjamin semua dokumen operasional diisi dan didokumentasikan secara tepat.

"Karena dalam penerbangan JT 610 itu dicatat pramugarinya ada lima orang, padahal sebetulnya ada enam orang," kata Nurcahyo.

Nurcahyo mengatakan, temuan yang disampaikan KNKT hari ini merupakan laporan awal, yakni laporan yang didapat setelah 30 hari usai kejadian kecelakaan.

Ariel Ungkap Penyebab NOAH Belum Juga Rampungkan Album Ketiga

Laporan ini bukan merupakan kesimpulan tentang kecelakaan.

"Jadi ini adalah mengenai fakta, di dalamnya tidak ada analisa dan kesimpulan, karena faktanya belum semuanya terkumpul," kata dia. (Kompas.com/Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KNKT Minta Lion Air Tingkatkan Budaya Keselamatan"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved