Ahli Waris Kasus Sengketa Lahan Sriwedari Minta Bukti HP 40 dan 41 Ke Pemkot Solo

Pihak ahli waris RMT Wirjodiningrat kini mempertanyakan bukti fisik setifikat Hak Pakai (HP) 40 dan 41 yang diklaim telah dimiliki oleh Pemkot Solo.

Ahli Waris Kasus Sengketa Lahan Sriwedari Minta Bukti HP 40 dan 41 Ke Pemkot Solo
TRIBUNSOLO.COM/INDITA KAMESWARI
Gerbang utama Taman Sriwedari Solo, Sabtu (07/01/17). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pihak ahli waris RMT Wirjodiningrat kini mempertanyakan bukti fisik setifikat Hak Pakai (HP) 40 dan 41 yang diklaim telah dimiliki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo atas lahan Sriwedari.

Selama ini adanya sertifikat hanya terucap secara lisan.

Sehingga ahli waris beragumen bahwa sertifikat tersebut hanya fiktif belaka.

Hal ini diungkapkan oleh koordinator ahli waris, Joko Pikukuh Gunadi.

Sengketa Sriwedari, Pemkot Solo Berpegang Pada Sertifikat Lahan Hak Pakai

“Badan Pertanahan Nasional Solo juga tidak pernah membuat statement resmi mengeluarkan sertifikat tersebut," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (29/11/2018) siang.

"Selama ini yang mengatakan dari Pemkot, nah benar ada tidak ada sertifikat tersebut kita tidak tahu," katanya.

Jika memang benar ada sertifikat tersebut, Pemkot Solo dianggap kembali menyalahi aturan.

Karena BPN diduga melakukan mal-administrasi.

"Karena sesuai dengan aturan, BPN tidak boleh menerbitkan sertifikat terhadap tanah sengketa,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved