Breaking News:

Klarifikasi KNKT, Lion Air PK-LQP Dinyatakan Layak Terbang dari Denpasar ke Jakarta

Sebelumnya, KNKT menilai pesawat tersebut tidak layak terbang saat menempuh rute dari Denpasar ke Jakarta

Editor: Putradi Pamungkas
KOMPAS.COM/CHRISTOFORUS RISTIANTO
(Dari kiri ke kanan) Onisuryo Wibowo (Investigator kecelakaan moda penerbangan KNKT), Soerjanto (Ketua KNKT), dan Nurcahyo Utomo (Kepala Sub Komite Kecelakaan Penerbangan KNKT) mengadakan konferensi pers di gedung KNKT, Jakarta, Senin (5/11/2018). Saat itu, KNKT menyampaikan info terkini terkait kecelakaan pesawa Lion Air JT 610. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) memberikan klarifikasi atas sejumlah pemberitaan yang menyebut pesawat Lion Air PK-LQP tak layak terbang sejak dari Denpasar ke Jakarta.

Sebelumnya, KNKT menilai pesawat tersebut tidak layak terbang saat menempuh rute dari Denpasar ke Jakarta, 28 Oktober 2019, atau sehari sebelum pesawat itu jatuh.

Namun pernyataan itu diklarifikasi kembali.

"Pesawat Lion Air Boeing B 737-8 (MAX) registrasi PK-LQP dalam kondisi laik terbang saat berangkat dari Denpasar Bali dengan nomor penerbangan JT 043, dan pada saat dari Jakarta dengan nomer penerbangan JT 610," ujar Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo dalam siaran pers, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Nurcahyo mengatakan, menurut peraturan di Indonesia, pesawat dinyatakan laik terbang jika Aircraft Flight Maintenance Log (AFML) telah ditandatangani oleh engineer (releaseman).

Polda Papua Ingatkan Konsekuensi bila OPM Lakukan Aksi Teror pada 1 Desember 2018 Mendatang

Tanggapannya, bila ada masalah, pilot akan melaporkan persoalan itu setelah mendarat.

Kemudian engineer melakukan perbaikan dan disusul dengan pengujian.

Setelah hasilnya tepat, engineer akan menandatangani AFML. Pesawat pun dinyatakan layak terbang.

"Salah satu kondisi yang menyebabkan kelaikudaraan (airworthiness) berakhir pada saat terbang megalami gangguan"

"Keputusan untuk memulai atau segera mendarat ada di tangan pilot in command (Kapten)," kata dia.

Kontroversi Tampang Boyolali, Bawaslu Putuskan Prabowo Tak Langgar Aturan Kampanye

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved