Ayah Juara 1 Karate di Belgia Asal Solo Berharap Anaknya Dapat Perhatian Lebih dari Pemerintah

Nandana Putra Purnama, 11 berhasil meraih dua medali emas di ajang 3rd Edition of International Karate Open De La Province De Liege di Belgia.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Rohman Sidik Purnomo dan Nuryani Puji Lestari berdiri di depan gerobak martabaknya, Solo, Sabtu (2/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menjadi pemenang ajang kejuaraan karate internasional, 3rd edition of International Karate Open of Province de Liege 2018 di Herstal, Belgia, membuat bocah berusia 11 tahun asal Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, Jateng, yakni Nandana Putra Purnama berbangga hati.

Keberhasilan Nanda, sapaan akrabnya ini tak lepas dari dukungan kedua orang tuanya.

Nanda, merupakan anak kedua dari pasangan Rohman Sidik Purnomo dan Nuryani Puji Lestari.

Nandana Putra Purnama, 11 berhasil meraih dua medali emas di ajang 3rd Edition of International Karate Open De La Province De Liege di Belgia.

Bocah 11 Tahun Asal Tipes Serengan Solo, Nandana Putra Raih Juara Karate Internasional di Belgia

Rohman Sidik Purnomo, sang ayah, yang hanya bisa menyaksikan anaknya bertanding melalui live streaming di YouTube tidak menyangka anak keduanya itu mampu meraih prestasi di level internasional saat usianya masih cukup belia.

Rohman juga mengatakan kemenangan Nanda tidak serta-merta dibarengi tingginya apresiasi dari berbagai pihak termasuk pemerintah.

Dirinya mengatakan, dari kejuaraan tersebut Nanda hanya mendapatkan piala dari pihak penyelenggara.

Sedangkan Kemendikbud hanya memberi uang pembinaan sebesar Rp 4 juta untuk prestasi putranya di tingkat internasional.

Cerita Penjual Martabak di Solo Antarkan Sang Anak Raih Juara 1 Lomba Karate Internasional di Belgia

"Harapannya putra kami bisa mendapatkan beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi," katanya Sabtu (1/12/2018) siang.

Sebab, mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional tidak semudah membalikkan telapak tangan.

"Tapi kami bersyukur Nanda bisa menang dan mengharumkan nama Indonesia," ujar Rohman.

"Mungkin rezekinya memang segitu," tambahnya.

Karateka 11 Tahun Asal Solo yang Raih Juara di Belgia Mengaku Temui Lawan Berat dari Prancis

Nandana merupakan siswa Kelas V SD Al Islam Jamsaren Solo.

Dituturkan Rohman, bocah asal Kampung Nirbitan, Tipes, Serengan, Solo, ini mengenal karate sejak masih TK.

Prestasi Nanda lainnya yakni meraih medali emas Kejurnas Amura Do Indonesia pada Mei 2018. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved