Pesawat Pembawa Jenazah Pemilik Batik Keris Solo dari Singapura Alami Keterlambatan
Pemilik Batik Keris, Handiyanto tutup usia, Minggu (2/12/2018) di Singapura
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemilik Batik Keris, Handiyanto tutup usia, Minggu (2/12/2018) di Singapura.
Jenazah Handiyanto direncanakan tiba di Solo, Senin (3/12/2018) pagi.
Namun karena pesawat mengalami keterlambatan, kedatangan jenazah menjadi mundur.
"Rancananya nanti dari Bandara menuju kesini (Kantor Batik Keris di Cemani), masuk terus puter lanjut ke Pabriknya, lalu melewati toko Batik Keris di Nonongan, dan menuju Thiong Ting, " kata Ketua Satpam Batik Keris, Marimin.
• BRI RUN 2018 di De Tjolomadoe Karanganyar, Olahraga Sekaligus Memperkenalkan Pariwisata Daerah
Jenazah akan disemayamkan di rumah duka Thiong Ting, Solo selama beberapa hari ke depan.
Pada hari Kamis (6/12/2018), jenazah rencananya akan dikremasi.
Karena permintaan keluarga dan manajemen, acara tersebut akan berlangsung tertutup. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ketua-satpam-batik-keris-marimin.jpg)