Gubernur Ganjar Pranowo Ingin KPK Buka Kantor Cabang di Wilayah Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta agar KPK membuka cabang kantornya di wilayah Jawa Tengah.

Gubernur Ganjar Pranowo Ingin KPK Buka Kantor Cabang di Wilayah Jawa Tengah
TribunSolo.com/Efrem Siregar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai menghadiri deklarasi dan rapat pleno Projo Soloraya di Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (6/10/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyatakan keprihatinannya atas ditetapkannya kepala daerah di Jateng sebagai tersangka kasus korupsi.

Yang terbaru, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi ditetapkan sebagai tersangka kasus suap kepada hakim.

Marzuqi adalah kepala daerah kelima yang ditetapkan tersangka oleh KPK sejak Ganjar memimpin Jawa Tengah.

Empat kepala daerah lain yang ditangkap KPK antara lain Bupati Purbalingga Tasdi, Bupati Kebumen M Yahya Fuad, Bupati Klaten Sri Hartini dan Wali Kota Tegal Siti Masitha.

"Di KPK, ada penindakan dan pencegahan."

"Penindakan kerjanya luar biasa, tapi enggak kapok, mbok ya dibuka cabang KPK di Jawa tengah, kami siap," kata Ganjar, Jumat (7/12/2018).

Menurut pria 50 tahun ini, kepala daerah harus berhati-hati dalam memegang suatu jabatan.

Marak Pejabat Kena OTT KPK, Pemkot Solo Imbau Anggota Dharma Wanita selalu Dampingi Suami Kerja

Terlebih banyak kepala daerah yang tersangkut kasus hukum.

Ganjar mengaku terus mengingatkan mereka agar menjauhi area rawan korupsi.

Dia juga mengimbau kepala daerah berhati-hati atas laporan masyarakat soal indikasi penyelewengan.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved