Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi, Donald Trump Tetap Dukung Putra Mahkota Arab Saudi

Donald Trump kembali beri dukungan untuk Pangeran Mohammad bin Salman. Ia tak mau berspekulasi apakah pangeran Arab Saudi terlibat pembunuhan.

Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi, Donald Trump Tetap Dukung Putra Mahkota Arab Saudi
Montase foto Tribunnews.com (Sumber foto : Al Arabiya)
Pangeran Muhammad bin Salman, disebut sempat memberi tawaran terakhir kepada Jamal Khashoggi, beberapa menit sebelum Khashoggi tewas. 

TRIBUNSOLO.COM, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali mengulangi dukungannya terhadap Putera Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman (MBS).

Meskipun rekomendasi Badan Intelijen Pusat AS (CIA) menyebut MBS memerintahkan pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di dalam Konsulat Arab di Istanbul, Turki.

Donald Trump menolak untuk mengomentari apakah putra mahkota terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

"Dia adalah pemimpin Kerajaan Arab Saudi."

"Mereka adalah sekutu yang sangat baik," ujar Donald Trump mengatakan dalam sebuah wawancara di ruang Oval.

Usai Denuklirisasi, Donald Trump Bakal Kabulkan Permintaan Kim Jong Un

Ditanya oleh Reuters apakah mendukung Kerajaan Arab Saudi berarti juga mendukung MBS? Trump menjawab, "Ya, pada saat ini, tentu saja."

Sejak pembunuhan Khasoggi mencuat, isu keterlibatan putera mahkota telah menimbulkan kemarahan di seluruh dunia.

Presiden AS Donald Trump juga telah dikritik keras oleh senat dari sesama partai Republik atas kasus pembunuhan Khasoggi.

Apalagi Direktur CIA Gina Haspel telah memberikan penjelasan kepada parlemen mengenai pembunuhan Khasoggi.

Dua Putri Mendiang Jamal Khashoggi Mengenang Sang Ayah Lewat Tulisan di The Washington Post

Bulan lalu, CIA menilai MBS memerintahkan pembunuhan.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved