Terdampak Proyek Tol Boyolali-Solo, Batu-batu Berelief Arca Kuno Ini Diselamatkan Warga

Sejumlah benda kuno, di antaranya dua fragmen batu besar berelung dengan ukiran arca, terdampak proyek jalan Tol Boyolali-Solo.

Terdampak Proyek Tol Boyolali-Solo, Batu-batu Berelief Arca Kuno Ini Diselamatkan Warga
Ody Dasa Fitranto/Kaleb Hendi S untuk Tribunjogja.com
PROYEK TOL - Sejumlah benda-benda bersejarah terdiri blok batu candi dan batu berelief arca sedang diteliti petugas BPCB Jateng, Jumat (14/13/2018). Artefak bersejaraj ini ada di Dusun Candimulyo, Kiringan, Boyolali 

TRIBUNSOLO.COM - Sejumlah benda kuno, di antaranya dua fragmen batu besar berelung dengan ukiran arca, terdampak proyek jalan Tol Boyolali-Solo.

Benda-benda cagar budaya itu kini teronggok persis di luar pagar pembatas ruas tol dengan lahan perkampungan di Candimulyo, Kiringan, Boyolali.

Tim BPCB Jateng, Jumat (14/12/2018) siang mendatangi lokasi setelah tersiar kabar kondisi mengkhawatirkan benda-benda kuna tersebut.

Dalem Joyokusuman Solo Dibidik Jadi Lokasi Penyimpanan Arca Koleksi KRT Hardjonagoro

 PROYEK TOL - Sejumlah benda-benda bersejarah terdiri blok batu candi dan batu berelief arca sedang diteliti petugas BPCB Jateng, Jumat (14/13/2018). Artefak bersejarah ini ada di Dusun Candimulyo, Kiringan, Boyolali.
PROYEK TOL - Sejumlah benda-benda bersejarah terdiri blok batu candi dan batu berelief arca sedang diteliti petugas BPCB Jateng, Jumat (14/13/2018). Artefak bersejarah ini ada di Dusun Candimulyo, Kiringan, Boyolali. ((Ody Dasa Fitranto/Kaleb Hendi S untuk Tribunjogja.com))

Data lawas menunjukkan, terutama dua fragmen batu berelief yang ada pahatan arca cukup indah itu pernah dikunjungi peneliti sejarah kuna, Bernard Kempers.

Arsip foto dengan keterangan pendeknya hanya disebut batu arca di Boyolali. Diperkirakan sebuah candi cukup besar pernah berdiri di Candimulyo, selaras dengan toponimi dusun itu.

Menyusuri Candi Sukuh, Ngargoyoso, yang Diyakini Dibuat Tergesa-gesa Semasa Brawijaya V

Wiwing dari BPCB Jateng kepada Tribunjogja.com mengaku mendapat tugas mendadak untuk meninjau keberadaan benda cagar budaya di Candimulyo tersebut.


PROYEK TOL - Sejumlah benda-benda bersejarah terdiri blok batu candi dan batu berelief arca sedang diteliti petugas BPCB Jateng, Jumat (14/13/2018). Artefak bersejarah ini ada di Dusun Candimulyo, Kiringan, Boyolali
PROYEK TOL - Sejumlah benda-benda bersejarah terdiri blok batu candi dan batu berelief arca sedang diteliti petugas BPCB Jateng, Jumat (14/13/2018). Artefak bersejarah ini ada di Dusun Candimulyo, Kiringan, Boyolali ((Ody Dasa Fitranto/Kaleb Hendi S untuk Tribunjogja.com))

Fakta yang ditemukan, memang benda-benda bersejarah itu terdampak proyek tol. Lokasinya ada di rumah dan pekarangan Rohmadi, warga Candimulyo.

Kuliner Khas Karanganyar, Mencicipi Sego Babruk Nasi Jagung Putih Khas Candi Cetho

Menurut Ody Dasa Fitranto, pegiat sejarah kuna di Boyolali, fragmen batu berelief dan terdapat pahatan arca serta batu-batu lain ditemukan persis di rumah Rohmadi yabg sekarang.

Saat menggali lubang pondasi rumah, batu-batu itu ditemukan dan diangkat ke permukaan. Pada 2012 pernah didata dari BPCB Jateng juga.

PROYEK TOL - Sejumlah benda-benda bersejarah terdiri blok batu candi dan batu berelief arca sedang diteliti petugas BPCB Jateng, Jumat (14/13/2018). Artefak bersejarah ini ada di Dusun Candimulyo, Kiringan, Boyolali
PROYEK TOL - Sejumlah benda-benda bersejarah terdiri blok batu candi dan batu berelief arca sedang diteliti petugas BPCB Jateng, Jumat (14/13/2018). Artefak bersejarah ini ada di Dusun Candimulyo, Kiringan, Boyolali ((Ody Dasa Fitranto/Kaleb Hendi S untuk Tribunjogja.com))

Ketika proyek Tol Boyolali-Solo dikerjakan, sebagian lahan milik Rohmadi di sebelah barat rumahnya terkena proyek. Di lahan itulah batu-batu kuna itu diletakkan.

Halaman
12
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved