Breaking News:

Pilpres 2019

PDI-P Jateng Yakin Pemindahan Markas Prabowo-Sandi ke Jateng Tak Banyak Berpengaruh

Menurut Paryono, PDI-P tetap yakin bisa mengumpulkan banyak suara pada Pilpres 2019 meski Prabowo-Sandi memindahkan markas perjuangan ke Jateng.

TRIBUNSOLO.COM/JUNIANTO SETYADI
Rumah Pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Klodran, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jateng. Sehari-hari, bangunan ini kosong. Akankah bangunan ini jadi markas perjuangan atau pemenangan Prabowo-Sandi di Jateng. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pihak pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, pernah menyebut akan memindahkan markas markas perjuangan Prabowo-Sandiaga dari Jakarta ke Jawa Tengah (Jateng). 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan (PDI-P) Jawa Tengah, Paryono, yakin rencana memindahkan markas perjuangan Prabowo-Sandiaga itu tidak akan berpengaruh terhadap pilihan masyarakat Jawa Tengah.

Sebagaimana diketahui,  PDI-P merupakan partai pengusung paslon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Amien Ma'aruf dalam Pilpres 2019.

Menurut Paryono, PDI-P tetap yakin bisa mengumpulkan banyak suara di Jawa Tengah pada Pilpres 2019 mendatang.

Rencana Pemindahan Markas Sandiaga di Jateng, Ketum PPP : Demokrat Saja 10 Tahun Tak Mampu

"(Rencana pemindahan) itu sah-sah saja, monggo, semua punya hak," kata Paryono kepada TribunSolo.com dan awak media lain  seusai Jalan Sehat PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Minggu (16/12/2018).

"Namun, kita mempunyai keyakinan, khususnya Jawa Tengah, ini kandangnya banteng (PDIP)," katanya menegaskan.

Bukti klaim tersebut, ujar Paryono, dapat terlihat dari Pilkada Jawa Tengah yang telah menempatkan banyak kader PDI-P sebagai kepala daerah, termasuk Gubernur Jawa Tengah.

Bekas Wakil Bupati Karanganyar ini mengaku memandang positif soal rencana pemindahan markas Prabowo-Sandi.

Prabowo-Sandi Berencana Pindahkan Markas Pemenangan ke Jateng, Apakah Akan ke Solo?

"Kami justru memandang positif karena mengingatkan kita untuk selalu waspada, untuk selalu berjaga-jaga," ucapnya.

"Jadi tidak masalah, tidak akan berpengaruh terhadap masyarakat Jawa Tengah," kata Paryono.

Ia menilai, jika pemindahan markas itu terealisasi, maka kader PDI-P justru akan terpacu untuk bekerja maksimal selama Pilpres 2019. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved