Warga Geram Terhadap Pelaku Pembuang Bayi di Boyolali : Kalau Ketemu Ibunya, Saya Pengen Jewer

Sejumlah warga geram dengan ibu pembuang bayi laki-laki yang ditemukan telah meninggal di antara tumpukan sampah di RT 2 RW 8 Dukuh Ngaduman

Warga Geram Terhadap Pelaku Pembuang Bayi di Boyolali : Kalau Ketemu Ibunya, Saya Pengen Jewer
Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Lokasi dekat dengan penemuan bayi merupakan pusat pemerintahan Kelurahan/Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Senin (17/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sejumlah warga geram dengan ibu pembuang bayi laki-laki yang ditemukan telah meninggal di antara tumpukan sampah di RT 2 RW 8 Dukuh Ngaduman, Kelurahan/Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali.

Warga yang melihat rekontruksi, Dasiem (46) mengaku kecewa berat dengan ibu pembuang bayi tersebut.

Bahkan hatinya sempat dongkol.

Karena tidak habis pikir dengan tindakan seorang ibu yang tega membuang buah hatinya sendiri.

Year End Party feat Fourtwnty Jadi Konsep Perayaan Akhir Tahun The Sunan Hotel Solo

"Otaknya di mana coba"

"Kalau ketangkap saya mau jewer," celetuknya saat di temui di warungnya yang hanya berjarak puluhan meter dari tempat kejadian perkara (TKP), Senin (17/12/2018).

Pasalnya lanjut pemilik warung rumahan di Jalan Raya Boyolali-Solo itu, di tempat penemuan jasad bayi berada di kawasan pusat pemerintahan Kecamatan Mojosongo.

Tidak jauh dari itu, juga terdapat Panti Asuhan Rumah Peduli Anak Anugerah.

"Mbok yo nek gak gelem ngopeni, ditinggal di panti asuhan (Kalau tidak mau ngopeni, ditinggal di panti asuhan)," akunya gemas.

KPU Sebut Penggunaan Kotak Suara Kardus Bukan Keputusan Sepihak

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved