Breaking News:

Hinca Panjaitan Sebut Perusakan & Penghilangan Baliho SBY dan Demokrat Dilakukan hingga Dini Hari

Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengungkapkan temuan baru terkait dengan aksi perusakan dan penghilangan sejumlah atribut Demokrat di Riau.

Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/7/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -  Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengungkapkan temuan baru terkait dengan aksi perusakan dan penghilangan sejumlah atribut baik itu bendera dan baliho Partai Demokrat di Provinsi Riau.

Hinca mengatakan, aksi perusakan itu dilakukan secara masif dan tidak beradab dan dilakukan pada Jumat malam tanggal 14 Desember 2018 hingga Sabtu dinihari keesokan harinya pada tanggal 15 Desember 2018.

Hinca menyampaikan temuan tersebut setelah sejumlah petinggi dan perwakilan DPD dan DPC Partai Demokrat di kediaman Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

"Tidak benar yang dirusak itu satu."

"Tidak benar. Perusakan, perobekan, dan penghilangan baliho SBY dan Partai Demokrat berjumlah ratusan dan terjadi di malam hari hingga dini hari tanggal 15 Desember," kata Hinca di DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2018).

Usai Rapat soal Pengrusakan Baliho, Sekjen Demokrat: Ada Institusi Siluman yang Jadi Master Mind

Hinca juga mengatakan sejumlah atribut partai berlambang bintang mercedez tersebut dibuang ke parit-parit dan selokan.

"Semua bukti atribut yang rusak, robek, patah difoto untuk dijadikan alat bukti," kata Hinca.

Hal tersebut dilakukan, menurut Hinca, agar kepolisian mendapatkan fakta dan data yang jelas di lapangan, sebab setelah perusakan tersebut, DPD Partai Demokrat melaporkannya ke Polres Pekanbaru.

"Pak SBY pada pagi harinya juga menuju ke lokasi perusakan dan pembuangan atribut Partai Demokrat agar tidak salah memahami situasi,"  imbuh Hinca.

Jika Dipercaya, Hinca Pandjaitan Siap Dicalonkan Jadi Ketua Umum PSSI

Dari kejadian di sanalah, Hinca mengatakan, ada instruksi dari SBY untuk menurunkan atribut yang tersisa.

"Daripada dirusak dan dihilangkan oleh pihak-pihak tertentu, karena ini adalah simbol dan kehormatan partai," pungkasnya.

Salah satu orang pelaku perusakan atribut Partai Demokrat tersebut, yakni HS, dikatakan Hinca, sudah diamankan Satgas Rajawali.

Tersangka HS, dikatakan Hinca, juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Riau. (Reza Deni)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hinca: Perusakan dan Penghilangan Baliho SBY dan Demokrat Masif dan Dilakukan Malam Hingga Dinihari

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved