Breaking News:

Pilkades Serentak di Sukoharjo

Nama Ditulis Tidak Lengkap, Cakades Lengenharjo Kirim Surat Keberatan kepada Bupati Sukoharjo

Masalah Pilkades serentak yang dilaksanakan 11 Desember lalu di 125 Desa di Sukoharjo masih menyisahkan sengketa.

Penulis: Agil Tri | Editor: Fachri Sakti Nugroho
TribunSolo.com/Agil Tri
Dokumentasi cakades 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Masalah Pilkades serentak yang dilaksanakan 11 Desember lalu di 125 Desa di Sukoharjo masih menyisahkan sengketa.

Kali ini datang dari Desa Lengenharjo, Kecamatan Grogol, Sukoharjo yang mana salah seorang Cakadesnya melayangkan surat keberatan hasil Pilkades pada 11 Desember lalu pada Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

Madyo Utomo Sugiman yang juga cakades imcumbent melayangkan surat keberatan tertanggal 15 Desember lalu, dan saat ini menunggu balasan surat tersebut.

Sugiman juga berencana melakukan gugatan secara hukum, karena jalannya Pilkades dianggapnya banyak pelanggaran.

Kasus Dugaan Politik Uang Pilkades di Desa Polokarto Sukoharjo Lanjut ke Proses Hukum

Permasalahan diawali dari pendaftaran, seleksi, hingga penetapan cakades Langenharjo, panitia Pilkades selalu mencantumkan namanya secara lengkap, yaitu Madyo Utomo Sugiman.

Namun, namanya mulai disingkat hanya menjadi Madyo Utomo S dalam pemasangan APK sosialisasi oleh panitia pilkada.

“Terkait nama yang disingkat tersebut, saya sudah komplain pada panitia pilkada tapi tidak ditanggapi." katanya.

Hal itu berlanjut pada surat suara saat pencoblosan. Nama Madyo Utomo Sugiman masih saja disingkat.

Sugiman merasa banyak masyarakat yang tidak mengenali dirinya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved