Rekonstruksi Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan di Boyolali, Pelaku Sempat Ajak Korban Jalan-jalan

Rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan dan perkosaan kasir toko bangunan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dimulai di tempat kos korban.

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan di Boyolali, Pelaku Sempat Ajak Korban Jalan-jalan
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Pelaku dipapah polisi saat akan memperagakan adegan pertama di tempat indekos di kawasan RS Pandan Arang, Jalan Raya Jepogo, Rabu (19/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan dan perkosaan kasir toko bangunan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dimulai di tempat kos korban.

Dari pantuan TribunSolo.com, reka ulang adegan pertama yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Willy Budiyanto itu, pelaku Fajar Sigit Santoso (19) sempat mengirimkan pesan via WhatsApp (WA) kepada korban.

"Saya WA korban, Eka Rakhma Apriliyanti Ifada (24), saya suruh keluar kos," kata dia saat ditanyain penyidik, Rabu (19/12/2018).

Tanpa banyak obrolan, pelaku lantas menghidupkan motornya maticnya bernomor polisi AD-3951-HW ke arah Tugu Jagung di kawasan Alun-alun Kidul.

Rekontruksi Pembunuhan dan Perkosaan Kasir Toko Bangunan di Boyolali Akan Dilakukan Jam 08.30

"Korban sempat dibawa makan dan dikasih obat, katanya bukan obat tidur," terang Kasat Reskrim Polres AKP Willy Budiyanto mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro.

Bahkan lanjut Willy, pelaku yang merupakan satu tempat dalam bekerja di toko bangunan itu, sempat mengajak korban ke arah Solo atau Bandara Adi Soemarmo.

"Belum sampai bandara, balik lagi ke kawasan Tugu Jagung," terang dia.

Untuk diketahui, kasus dugaan pembunuhan dan perkosaan kasir toko bangunan bernama Eka Rakhma Apriliyanti Ifada (24) warga Desa Ngadigunung, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang dilakukan Eka Fajar Sigit Santoso (19) karena masalah piutang Rp 400 ribu.

Adapun aksi bejatnya dilakukan di tegalan atau kebun Dukuh Banjarsari RT 02 RW 01, Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali pada 2 Desember 2018 lalu. (*) 

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved