Breaking News:

Pemkot Solo dan TPID Kendalikan Harga Telur dan Daging Ayam Ras selama Natal dan Tahun Baru

Komoditas telur ayam ras serta daging ayam ras terus mengalami peningkatan harga hingga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) periode Natal-Tahun Baru.

TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat pembukaan Kios Mirunggan di Pasar Gede Solo tempo hari. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Periode akhir tahun, yakni Natal dan Tahun Baru 2019, komoditas telur ayam ras serta daging ayam ras terus mengalami peningkatan harga hingga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Pantauan dari Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta di pasar tradisional harga daging ayam ras mencapai Rp 36 ribu dan telur ayam ras Rp 26 ribu, per kilogram (kg)," kata Kepala Disdag Kota Surakarta, Subagiyo kepada TribunSolo.com, Kamis (27/12/2018).

Padahal harga kedua komoditas tersebut secara HET yakni daging ayam ras Rp 34 ribu dan telur ayam Rp 23 ribu per kg.

Selain karena momen Natal dan Tahun Baru 2019, pemicu lainnya yakni pakan ternak dan obat ternak.

"Maka dari itu untuk pengendalian harga kedua komoditas tersebut, disinergikan dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Solo," imbuhnya.

Selain itu, sinergi dengan para distributor dan pedagang untuk lebih menekan harga tinggi tersebut.

Permintaan Telur Ayam Ras Meningkat 25 Persen pada Periode Natal dan Tahun Baru 2019

Perlu dilihat apakah kenaikan harga ini dipicu dari produsen ataupun distributor. 

Konsepnya, pihaknya mengimbau agar tidak menaikkan harga dengan tinggi, baik produsen, distributor maupun pedagang eceran.

Lantas, alternatif terakhir, lanjutnya, untuk mengendalikan harga yakni dengan melakukan operasi pasar.

Sebenarnya untuk pengendalian harga, TPID sudah menempatkan kios Mirunggan di dua lokasi, Pasar Gede dan Pasar Nusukan, sebagai acuan harga komoditas.

"Namun memang karena masih baru, belum bisa berjalan dengan efektif," katanya.

Pihaknya akan terus pantau lokasi terlebih dahulu supaya koordinasi bisa berjalan lebih efektif. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved