Begini Cara Johar Lin Eng Mengatur Pertandingan di Liga 2 dan Liga 3 Menurut Penuturan Polisi

Johar Lin Eng telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan penyuapan oleh Polda Metro Jaya.

Begini Cara Johar Lin Eng Mengatur Pertandingan di Liga 2 dan Liga 3 Menurut Penuturan Polisi
PSSI
Johar Lin Eng, anggota Exco PSSI. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Polisi mengungkap cara kerja Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Johar Lin Eng, untuk mengatur Liga 2 dan Liga 3 seusai menetapkan pria yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu sebagai tersangka.

Johar Lin Eng telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan dan penyuapan oleh Polda Metro Jaya.

Johar Lin Eng ditangkap di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, atas kasus penipuan yang melibatkan manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani.

Exco PSSI sekaligus Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah itu bersama Priyanto dan Anik, dinyatakan bersalah dan terbukti menipu Persibara.

Satgas Antimafia Bola Tangkap Anggota Komdis PSSI, Mbah Putih di Yogyakarta

“Penangkapan hari ini, besok baru lakukan penahanan."

"Sudah tersangka, sudah. Sudah kami tangkap berarti tersangka ya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.

“Dia kena pasal penipuan dan penggelapan serta juga suap. Kena tindak pidana dan pencucian uang maka tuntutan hukumannya 5 tahun ke atas,” tutup Argo.

Setelah mendalami peran Johar Lin Eng dalam kasus tersebut, Polda Metro Jaya berhasil mengungkap cara kerja Ketua Asprov Jawa Tengah itu.

Ketua Asprov PSSI Jateng Johar Lin Eng Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Pengaturan Skor

 Selain Persibara, Johar Lin Eng ternyata kerap mengatur tim-tim lain di Liga 2 dan Liga 3.

Dituturkan Argo, tim yang datang menemui Johar dan memberi sejumlah uang, akan mendapat keistimewaan.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved