Alumni SMA Negeri 4 Solo Angkatan 1985 Sumbang SLB Anugerah Karanganyar

Alumni SMA Negeri 4 Kota Solo Angkatan 1985 mengadakan bakti sosial di SLB Anugerah, Sabtu (29/12/2018) siang. Mereka menyumbangkan berbagai bantuan.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Junianto Setyadi
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Aksi baksos Alumni '85 SMA Negeri 4 Kota Solo di SLB Anugerah Tohudan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Sabtu (29/12/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Alumni SMA Negeri 4 Kota Solo Angkatan 1985 mengadakan bakti sosial (baksos) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Anugerah, Sabtu (29/12/2018) siang.

Lokasi SLB Anugerah ini di Dusun Kepoh RT05/ RW06 Desa Tohudan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jateng.  

Informasi yang diperoleh TribunSolo.com, kegiatan tersebut diadakan sebagai wujud kepedulian sekaligus untuk meningkatkan kepekaan sosial terhadap sesama.

"Kegiatan baksos ini rutin diadakan oleh alumni '85 SMA Negeri 4 Surakarta," kata Ketua Alumni '85 SMA Negeri 4 Kota Solo, Nur Widayat, Sabtu (29/12/2018) siang.

Kisah Inspiratif Jumariyanto, Alumni IPDN dari Wonogiri yang Jatuh Bangun Berbisnis Pakaian Olahraga

"Untuk meningkatkan kepekaan sosial terhadap sesama," ujarnya.

Di kegiatan ini, alumni memberikan berbagai bantuan.

Antara lain bahan makanan seperti beras, telur dan mi instan.

Mereka juga menyumbang seragam untuk keperluan siswa di SLB Anugerah.

SMA Negeri 3 Solo Sabet Gelar Sekolah Adiwiyata Nasional 2018 Berkat Persiapan 3 Tahun

Kegiatan yang dilakukan ini sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi di antara alumni SMA Negeri 4 Kota Solo.

"Diharapkan melalui kegiatan tersebut mampu meringankan beban siswa yang bersekolah di SLB Anugerah," kata Nur Widayat.

Ketua Yayasan SLB Anugerah, Eko Setiyo Asih, berterima kasih saat menerima  sumbangan.

Adapun di yayasan yang dia kelola ada  90 anak berkebutuhan khusus yang memiliki kekurangan baik fisik dan mental.

Belasan Siswi SMA Negeri 1 Mamasa Pingsan Gara-gara Panik Saat Terjadi Gempa

"Dari total jumlah siswa tersebut, 40 siswa di antaranya tinggal di asrama," katanya.

"Mereka membutuhkan simpati dari masyarakat untuk kelangsungan hidupnya," katanya.

SLB Anugerah sendiri, Asih menjelaskan, menampung berbagai anak berkebutuhan khusus mulai dari tuna netra, tuna rungu, tuna daksa, autis dan masih banyak yang lain.

"Diharapkan makin banyak masyarakat yang bersimpati dengan anak-anak berkebutuhan khusus," katanya.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang peduli dengan anak-anak berkebutuhan khusus," ujarnya. (*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved