Jenazah Jamal Khashoggi Dimutilasi dalam Waktu 30 Menit di Kamar Mandi

Buku karya Abdurrahman Simsek, Nazif Karaman, dan Ferhat Unlu memberikan detil terbaru mengenai detik-detik sebelum Jamal Khashoggi dibunuh.

Jenazah Jamal Khashoggi Dimutilasi dalam Waktu 30 Menit di Kamar Mandi
THE NATIONAL
Jurnalis asal Arab Saudi, Jamal Khashoggi, semasa hidup. 

TRIBUNSOLO.COM. ANKARA  - Sebuah pertemuan intelijen untuk membahas pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, menjadi hening setelah rekaman bukti mulai diputar.

Suasana itu digambarkan dalam buku yang ditulis jurnalis Daily Hurriyet berjudul Diplomatic Atrocity: Dark Secrets of the Khashoggi Murder.

Buku yang ditulis Abdurrahman Simsek, Nazif Karaman, dan Ferhat Unlu itu memberikan detil terbaru mengenai detik-detik sebelum korban dibunuh.

Detil itu antara lain adalah percakapan dua anggota tim eksekutor yang dikirim ke Istanbul, Turki, untuk menangani Khashoggi.

Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi Jadi Sorotan, Arab Saudi Rombak Ulang Badan Intelijennya

Perwira intelijen Saudi, Maher Abdulaziz Mutreb, berbicara dengan dokter bedah Salah al-Tubaigy kurang dari satu jam sebelum Khashoggi datang.

"Kita akan memberitahunya (Khashoggi) bahwa kita bakal membawanya ke Riyadh," katanya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

"Jika dia menolak, kita akan membunuhnya dan menyingkirkan jenazahnya," demikian percakapan keduanya.

Rekaman itu kemudian memperdengarkan momen ketika Khashoggi datang dan langsung dihadang oleh tim yang berniat membawanya kembali.

Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi, Donald Trump Tetap Dukung Putra Mahkota Arab Saudi

"Saya tidak akan pulang ke Riyadh," ujar Khashoggi.

Terdengar suara berisik dan benda seperti pisau diletakkan di ruangan konsulat Saudi.

Halaman
123
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved