Tarif Angkutan Udara Menjadi Penyumbang Tertinggi Inflasi Kota Solo Periode Akhir Tahun 2018

Naiknya tarif angkutan udara, harga telur ayam ras & harga daging ayam ras menjadi komoditas penyumbang inflasi terbesar periode Desember 2018 di Solo

TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Kantor BPS Kota Solo 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Naiknya tarif angkutan udara, harga telur ayam ras, dan harga daging ayam ras menjadi komoditas penyumbang inflasi terbesar selama periode Desember 2018 di Kota Surakarta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solo, R Bagus Rahmat Susanto berujar, adanya kenaikan di antaranya komoditas-komoditas tersebut periode Desember 2018 di Kota Bengawan mengakibatkan inflasi 0,57 Persen.

"Yakni dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 129,30 lebih tinggi bila dibandingkan November 2018 yang mengalami inflasi 0,22 persen," katanya kepada Tribunsolo.com, Rabu (2/1/2019).

Naiknya Tarif Angkutan Udara Diprediksi Akan Menyebabkan Solo Mengalami Inflasi pada Desember 2018

Pihaknya mengatakan dari tujuh kelompok pengeluaran konsumsi yang dihitung IHK-nya, enam kelompok pengeluaran mengalami kenaikan.

Yakni kelompok bahan makanan naik 0,95 persen, kelompok makanan jadi minuman, rokok dan tembakau naik 0,38 persen.

Kelompok sandang naik 0,03 persen, kelompok kesehatan naik 0,18 persen, dan kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga naik 0,03 persen.

Dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan naik 1,87 persen.

Kota Solo Mengalami Inflasi 0,22 Persen pada November 2018, Turun Dibanding Periode Sebelumnya

Sementara BPS Solo juga menyebut, inflasi Kota Solo periode Desember 2018 sebesar 0,57 persen, selain tarif angkutan udara, harga telur ayam ras, dan harga daging ayam ras, juga dikarenakan naiknya tujuh komoditas lainnya.

"Tarif angkutan udara mengalami kenaikan 36,06 persen sehingga menyumbang inflasi sebesar 0,27 poin, kemudian telur ayam ras mengalami kenaikan harga 17,07 persen sehingga penyumbang inflasi 0,11 poin kemudian komoditas daging ayam ras mengalami kenaikan harga 7,31 persen sehingga mengembang inflasi sebesar 0,07 poin," katanya.

Kemudian inflasi Kota Solo periode Desember 2018 juga disumbang komoditas mie yang mengalami kenaikan harga 3,55 persen sehingga menyumbang inflasi sebesar 0,07 poin.

Komoditas lainnya yang menyumbang inflasi antara lain cabe rawit yang naik harga 10,22 persen, tarif kereta api yang naik harga 13,88 persen.

Kemudian komoditas wortel yang naik harga 11,86 persen, kacang panjang yang naik harga 7,69 persen, cabai merah yang naik harga 5,92 persen, serta sawi hijau yang naik harga 6,47 persen. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved