Ketua DPRD Solo: Salah Alamat, Ahli Waris Sriwedari Laporkan Wali Kota Solo ke Polisi

Ketua DPRD Solo, Teguh Prakoso, buka suara terkait pelaporan sengketa tanah Sriwedari yang ditujukan kepada Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Ketua DPRD Solo: Salah Alamat, Ahli Waris Sriwedari Laporkan Wali Kota Solo ke Polisi
TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi
Ketua DPRD Solo, Teguh Prakoso. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO Ketua DPRD Solo, Teguh Prakoso buka suara terkait sengketa tanah Sriwedari yang berujung pelaporan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, ke polisi yakni ke Polresta Solo.

Menurut Teguh, pelaporan oleh Koordinator Ahli Waris Sriwedari, RMT Wirjodiningrat, Joko Pikukuh Gunadi kepada Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo itu salah alamat.

"Kalau menurut saya, menggugat itu ke institusi Pemkot, bukan ke Wali Kota," kata dia kepada TribunSolo.com, Kamis (3/1/2019).

Dilaporkan Polisi Terkait Lahan Sriwedari, Ini Tanggapan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo

Pasalnya lanjut Teguh, ada beberapa hal yang sebenarnya menjadi kejanggalan dalam pelaporan yang ditujukan langsung kepada orang nomor satu di Kota Solo itu.

Pertama menurut dia, tanah yang dibangun masjid di Sriwedari mendapatkan sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), sehingga menjadi aset Pemkot pada HP 40 dan 41.

"Tanah itu jadi aset Pemkot, bukan atas nama Wali Kota, jadi salah alamat," tuturnya.

Dia menerangkan, adapun yang kedua yakni terkait lahan di Sriwedari pada tahun 1982, sudah dibayarkan ganti rugi untuk pemohon.

"Kalau diuangkan miliaran rupiah, nah itu sudah tuntas diberikan pada pemohon," terang dia.

Dia menambahkan, apalagi sebelum pembangunan di lahan yang berada di kawasan Jalan Slamet Riyadi itu, Pemkot melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat untuk meminta pertimbangan.

"Sudah sesuai prosedur, jadi tidak melawan hukum, ya jalan terus," aku dia.

Soal Sengketa Lahan Sriwedari, Komisi I DPRD Solo Berharap Diselesaikan dengan Baik

Sebelumnya Joko Pikukuh Gunadi selaku koordinator ahli waris RMT Wirjodiningrat mengadukan Wali Kota Solo ke Polresta.

Wali Kota dilaporkan dengan dugaan pengrusakan dan perampasan tanah Sriwedari yang telah disita oleh Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Pengaduan tersebut diterima penyidik Satreskrim Polresta Surakarta dengan nomor aduan STBP/691/XII/2018/Reskrim dan tertanggal 10 Desember 2018.(*)

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved