Proyek Pengerjaan Museum Uang BI di Kota Solo Bakal Dimulai Awal Tahun 2019 Ini

Bertempat di di sisi utara kantor KPw BI Solo sekarang atau berdampingan dengan Balai Kota Solo, harapannya dapat jadi ikon wisata baru.

Proyek Pengerjaan Museum Uang BI di Kota Solo Bakal Dimulai Awal Tahun 2019 Ini
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Rencana lokasi Museum BI di Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo terus mematangkan rencana pendirian museum uang di Kota Bengawan tersebut.

Bertempat di kantor lama yang terletak di sisi utara kantor KPw BI Solo sekarang atau berdampingan dengan Balai Kota Solo, harapannya dapat menjadi ikon pariwisata baru.

Deputi Bank Indonesia KPw BI Solo, Taufik Amrozy menjelaskan untuk pengerjaan museum akan dimulai awal tahun 2019 ini dan diperkirakan rampung pada pertengahan tahun 2019.

"Tentunya kami tidak hanya melibatkan dari BI saja, namun juga melibatkan sejarawan, baik dari UNS maupun UGM, serta pihak lainnya," katanya kepada TribunSolo.com, Minggu (6/1/2019).

Bank Indonesia Solo: Uang Keluaran 1998 dan 1999 yang Sudah Ditukarkan Sekitar Rp 280 Juta 

Pihaknya berujar pemanfaatan bangunan cagar budaya (BCB) milik Bank Indonesia (BI) yang terletak di Jantung Kota Solo direncanakan juga dijadikan Edukasi Public Space. 

"Arahnya ke edukasi public space agar dirasa lebih interaktif dinikmati masyarakat," katanya. 

Selain interaktif lanjutnya juga akan bernuansa digital.

Dan arahnya bangunan ini akan menjadi museum ke-bank sentral-an seperti yang lainnya. 

Bank Indonesia Solo: Uang Keluaran 1998 dan 1999 yang Sudah Ditukarkan Sekitar Rp 280 Juta 

Seperti halnya museum BI yang ada di Jakarta, disana sangat interaktif sehingga mendapat predikat sebagai museum terbaik. 

Selain itu rencana tersebut juga untuk ikut serta mewarnai wisata Kota Solo, juga memanfaatkan BCB agar lebih interaktif dan kreatif. 

"Masyarakat juga dapat memiliki pengetahuan tentang sejarah serta asal usul uang yang pernah eksis di nusantara," katanya.

Sehingga harapannya dengan adanya museum ini masyarakat menjadi lebih mengenal mengenai sejarah uang di Indonesia khususnya dan juga sejarah uang dari negara lain.

"Ada banyak jenis uang yang akan ditampilkan, tentunya uang yang cukup langka," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved