Breaking News:

Kabupaten Sukoharjo Akan Mendapat Bantuan Empat Bus dari Kemenhub

Melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kabupaten Sukoharjo akan mendapatkan bantuan empat unit armada Bus

Penulis: Agil Tri | Editor: Putradi Pamungkas
Kompas.com
Ilustrasi bus 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah serius dalam menyediakan moda transportasi massal seperti 'Busway' di Soloraya.

Melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kabupaten Sukoharjo akan mendapatkan bantuan empat unit armada Bus.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo, Djoko Indrianto mengatakan sementara jumlahnya itu sekitar empat unit armada yang nantinya untuk dua jalur yang sudah disiapkan.

"Saat ini kami masih menunggu dan tergantung dari sana, belum ada petunjuk dari kementerian,” katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Selasa (15/1/2019)

Agus Yuwono Kembali Tangani Persis Solo

Dua jalur itu rencananya yang pertama dari Kartasura menuju Watu Kelir, sedangkan satu jalur lagi dari Kartasura menuju Nguter atau perbatasan Wonogiri.

Jumlahnya sendiri masih menyesuaikan kebutuhan, yang dilihat dari jumlah penumpangnya saat sudah beroprasi.

"Kedepannya masih bisa bertambah jumlah busnya, kita lihat penumpangnya nanti, biar yang ada jalan dulu nanti akan ada evaluasi," katanya.

Untuk pengelolaan dan pemeliharaan Busway Solo Raya ini akan diserahkan ke konsersium, yang mana bukan pemerintah yang akan mengelola dan memelihara, pemerintah hanya memfasilitasi.

"Pengelolaan dan pemeliharaannyanati bukan Pemkab, melainkan Konsersium yang didalamnya ada Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sukoharjo dan perusahaan bus yang ada di wilayah Sukoharjo," katanya.

Kembali Tangani Persija, Ivan Kolev : Tim Macan Kemayoran Selalu di Hati Saya

Hal ini untuk melibatkan Organda dan perusahaan bus yang diajak kerjasama oleh pemerintah dalam pengoprasiannya.

Proyek Bus Solo Raya yang menyerupai Busway ini diberi nama ini, namun harapan besar untuk mengurai kemacetan ditanamkan pemerintah.

Selain itu, dengan proyek ini, pemerintah ingin meremajakan moda transportasi umum khususnya bus yang armadanya banyak yang sudah tua dan tidak layak jalan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved