Breaking News:

Tasdi, Bupati Purbalingga Nonaktif Dituntut 8 Tahun Penjara

Bupati Purbalingga nonaktif Tasdi dituntut 8 tahun penjara terkait kasus suap dan gratifikasi selama menjabat sebagai bupati.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Purbalingga, Tasdi, mengenakan oranye seusai diperiksa penyidik terkait OTT Purbalingga di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/6/2018) malam. 

TRIBUNSOLO.COM - Bupati Purbalingga nonaktif Tasdi dituntut 8 tahun penjara terkait kasus suap dan gratifikasi selama menjabat sebagai bupati.

Tasdi juga dibebani membayar denda Rp 300 juta atau setara dengan enam bulan kurungan.

Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (16/1/2019).

"Menyatakan terdakwa sah dan meyakinkan secara bersama-sama dan berlanjut sebagaimana dakwaan primer, dan melakukan penerimaan gratifikasi sebagaimana dalam dakwaan kedua," kata jaksa penuntut umum pada KPK, Kresno Anto Wibowo.

Jaksa menyatakan Tasdi telah terbukti dalam dua pasal sekaligus.

Yaitu pasal 12 huruf b UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan diganti menjadi UU Nomor 20 tahun 2001 tenang tindak pidana korupsi dan pasal 11 UU yang sama.

Dalam kasus suap, terdakwa secara meyakinkan menerima suap dari para pengusaha Librata Nababan sebesar Rp 115 juta dari yang dijanjikan Rp 500 juta.

Selain itu, terdakwa juga menerima suap dari sejumlah pihak, baik dari pengusaha yang ingin mendapatkan proyek di Purbalingga, ataupun bawahan terdakwa di Pemkab Purbalingga.

Bupati Purbalingga Tasdi Mengaku Diberi Uang Banyak Orang, Termasuk Utut Adianto

"Suap diberikan secara langsung dan tidak langsung."

"Suap langsung misalnya ketika terdakwa minta pengusaha untuk bantu acara wayangan," ujar Kresna.

Jaksa menegaskan, semestinya semua bentuk pemberian kepada pejabat negara dilaporkan ke KPK.

Namun terdakwa tidak pernah sekalipun melaporkan penerimaan uang tersebut ke KPK.

"Uang digunakan untuk kepentingan politik terdakwa dan disimpan di rumah dinas."

"Mestinya dilaporkan maksimal 30 hari sejak diterima," tambahnya. (Kompas.com/Nazar Nurdin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati Purbalingga Nonaktif Tasdi Dituntut 8 Tahun Penjara Terkait Kasus Suap dan Gratifikasi"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved