Paracyling Indonesia Raih 9 Medali di Track Asian Cycling-Paracycling Championships 2019
Kontingen Paracyling Indonesia menurunkan delapan atlet terbaik. Mereka terbagi di dua kelas, kelas B dan kelas C.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tim Paracycling National Paralympic Commitee (NPC) Indonesia berhasil mengumpulkan 9 medali dalam ajang Track Asian Cycling-Paracycling Championships (ACC) 2019 di Jakarta, Selasa-Minggu (8-13/1/2019).
Adapun 9 medali tersebut terdiri dari 1 medali emas, 4 perak, dan 4 perunggu.
Kontingen Paracyling Indonesia menurunkan delapan atlet terbaik.
Mereka terbagi di dua kelas, kelas B dan kelas C.
• Tim Paracycling Indonesia Optimistis Capai Target 2 Perunggu di Asian Para Games 2018
Empat atlet masuk kategori B dan empat lainnya masuk kategori C.
Hasilnya, M Fadli (C4) meraih emas pada kategori Individual Persuit (IP) 4 km MC4-5.
Ia juga meraih medali perak pada kategori tim sprint.
Kemudian Sufyan Saori (C5) meraih dua perunggu.
• Menpora Imam Nahrawi Kunjungi Pemusatan Latihan Paracycling di Manahan, Solo
Dua medali tersebut diraih dari cabang IP 4 km MC4-5 dan IP 1 km C4-5.
Tryagus Arief Rachman (C2) berhasil meraih perunggu di kelas IP 3 km C1-3 dan satu perak di tim sprint.
Pebalap keempat, Marthin Losu (C5) juga meraih perak di IP 1 km C4-5 serta satu perak bersama tim sprint.
Pebalap Sri Sugiyanti yang bertandem dengan Ni'mal Magfiroh WB berhasil meraih satu perunggu di kelas Sprint 200 m Putri Tandem, satu perak pada IP 3 km Putri B , dan satu perak pada 1 km Tandem Putri.
• Sambangi Rumah Atlet Paralayang Korban Tewas Bencana Sulawesi Tengah, Krisdayanti Banjir Pujian
Sementara Herman Hawala yang tandem dengan Diwan F Pradana MB yang turun pada kelas Sprint 200 m Tandem, IP 4km Putra B, dan kelas 1 km Tandem Putra tidak mendapat medali.
Pelatih Tim Paracycling NPC, Fadilah Umar mengaku sangat mengapresiasi hasil tim Indonesia.
"Ini merupakan modal penting untuk menuju Paralympic Tokyo 2020, karena kejuaraan ini memiliki poin untuk ke Tokyo," kata Umar, Sabtu (19/1/2019).
Event tersebut memang menjadi salah satu kejuaraan paracycling yang masuk dalam Union Cycliste Internationale (UCI) Point atau poin dari Persatuan Balap Sepeda Internasional.
Perolehan poin bisa dikumpulkan menuju tiket Paralympic Tokyo 2020.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kontingen-paracycling-indonesia.jpg)