Istigasah untuk NKRI, Kasat Sabhara Polresta Solo Bagikan Nomor Ponsel hingga Ajak Masyarakat Aktif

Perwakilan dari Polresta Solo ikut menghadiri Istigasah dan Pengajian Umum untuk NKRI yang Aman dan Kondusif di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurus Salman

Istigasah untuk NKRI, Kasat Sabhara Polresta Solo Bagikan Nomor Ponsel hingga Ajak Masyarakat Aktif
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Kasat Sabhara Polresta Solo, Kompol Busroni saat memberikan pidatonya dalam Istigasah dan Pengajian Umum untuk NKRI yang Aman dan Kondusif di Ponpes Nurus Salman di Dukuh Mutihan RT 05 RW 11, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Minggu (20/1/2019) malam hingga Senin (21/1/2019) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perwakilan dari Polresta Solo ikut menghadiri Istigasah dan Pengajian Umum untuk NKRI yang Aman dan Kondusif di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurus Salman.

Acara di Ponpes milik KH Rosyid Ridwan yang berada di lingkungan Dukuh Mutihan RT 05 RW 11, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Minggu (20/1/2019) malam hingga Senin (21/1/2019) dini hari itu, dihadiri Kasat Sabhara Polresta Solo, Kompol Busroni.

Bahkan Busroni yang mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo itu didulat ikut memberikan sambutan.

"Agak grogi, tetapi saya dulu sempat nyantri sebelum jadi polisi, jadinya tenang, beranilah ikut memberikan sambutan," celetuknya disahut ger-geran oleh jemaah.

Kasatreskrim Polresta Solo Sebut Kasus Pencurian HP di Sejumlah Kios Plaza Singosaren Sudah P21

Dia lantas meminta jemaah untuk ikut aktif menjaga ketentraman, keamanan dan ketenangan di lingkungannya masing-masing saat tahun politik seperti ini.

"Mulai hangat-hangat kuku, tetap memegang persatuan dan jangan mudah dicerai-berai," ungkap dia.

"Warga Nahdliyin harus jadi contoh bagi umat lain," katanya menegaskan.

Busroni menuturkan, jika Polresta Solo tidak memberikan ruang sedikitpun bagi pihak-pihak yang ingin mencoba membuat kisruh di Kota Solo saat menjelang Pemilu 2019.

Komisi III DPRD Solo Menyebut Langkah Penutupan Perempatan Lapangan Kottabarat Sudah Tepat

"Jaga keamanan bukan hanya tugas polisi, masyarakat harus ikut aktif terlibat," aku dia.

"Ini nomor ponsel saya, kabarkan apapun yang terjadi di masyarakat, saya pasti langsung datang."

Sebelumnya, jemaah yang datang diperkirakan  mencapai 1.500 orang dalam Istigsah dan Pengajian Umum di Ponpes Nurus Salman, Dukuh Mutihan RT 05 RW 11, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

Acara yang digelar oleh pengelola ponpes yakni KH Rosyid Ridwan itu untuk meminta kepada Allah agar bangsa Indonesia dijaga keamanan dan kenyamanannya selama tahun politik.

Tepat Satu Bulan Flyover Manahan Solo Difungsikan, Komisi III DPRD Solo Minta Ada Evaluasi

Sejumlah ulama dan tokoh hadir, seperti KH Achmad Muwafiq (Gus Muwafiq) dari Sleman Yogyakarta, KH Multazam Al Maki (Gus Tazam) dan Kiai Syukur Rohmat masing-masing dari Klaten.

Serta ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomiharjo. (*)

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved