Breaking News:

Abu Bakar Baasyir Dibebaskan

Meski Belum Ada Kepastian, Ponpes Al Mukmin Ngruki Tetap Persiapkan Kedatangan Abu Bakar Ba'asyir

Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki, Grogol, Sukoharjo terus mempersiapkan kedatangan Abu Bakar Ba'asyir.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Situasi Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Selasa (22/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki, Grogol, Sukoharjo terus mempersiapkan kedatangan Abu Bakar Ba'asyir.

Meski pada Senin (21/1/2019) malam, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamananm Wiranto, sempat mengeluarkan pernyataan resmi untuk mempertimbangkan kebebasan Abu Bakar Ba'asyir, pihak Ponpes sepertinya mengabaikan hal tersebut.

Humas Ponpes, Muchshon, mengatakan pihaknya hanya menerima informasi dari satu pintu yaitu pihak keluarga.

"Kita juga masih menunggu informasi dari Ustaz Iim (Abdul Rochim), sejauh ini belum ada informasi lanjutan," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (22/1/2019) siang.

Kepulangan Abu Bakar Baasyir ke Ponpes Al Mukmin Ngruki Direncanakan Menggunakan Bus dari Jakarta

Dari pantauan lapangan, tenda juga telah selesai terpasang di halaman depan ponpes untuk menyambut tamu.

Pantauan TribunSolo.com, tidak ada aktivitas menonjol yang dilakukan di dalam Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki.

"Kita juga akan mengundang MUI Solo, MUI Sukoharjo, dan sebagian pimpinan pesantren," katanya.

Rencana penyambutan Abu Bakar Ba'asyir saat ini terus berjalan sesuai rakor antara pengurus Ponpes dan Polres Sukoharjo.

Pengurus Ponpes Ngruki Enggan Hiraukan Pernyataan Wiranto terkait Pembebasan Abu Bakar Baasyir

Direktur Bidang Sarana Ponpes Islam Al Mukmin, M Sholeh Ibrahim, pada Senin (21/1/2019) malam mengatakan acara penyambutam akan digelar pada Rabu (23/1/2019) malam.

"Kalau acara habis Isya, kalau jam 17.00 wib kan mendekati salat Magrib dan Isya, jadi acaranya direncanakan habis makan malam," katanya.

Pihak Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki mengaku hanya menyebar beberapa undang 250 saja dalam penyambutan Abu Bakar Ba'asyir, namun dirinya mengatakan tidak menutup kemungkinan jika terjadi pengumpulan masa.

"Karena beliau tokoh dan miliknya umat, kita tidak bisa memprediksi, kita tetap welcome," tutupnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved