SBMPTN 2019 Gunakan Sistem Baru, Begini Penjelasannya
Penyelenggaraan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SBMPTN) 2019 menggunakan sistem baru.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penyelenggaraan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SBMPTN) 2019 menggunakan sistem baru.
Jika pada 2018 peserta mendaftar di perguruan tinggi kemudian melakukan tes, maka pada 2019, peserta akan tes terlebih dahulu kemudian baru mendaftar di perguruan tinggi pilihan.
" Sekarang tes dulu, nilai keluar dan dengan nilai tersebut peserta baru mendaftar di perguruan tinggi pilihan," kata Ketua Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sutarno, Rabu (23/1/2019).
Ia mengatakan tes diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
Adapun pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SBMPTN dimulai pada 1 Maret–1 April 2019.
"Kemudian pelaksanaan UTBK pada 13 April–26 Mei 2019 dan pengumuman paling lambat 10 hari setelah tes," kata Sutarno.
• SBMPTN 2019 Bakal Gunakan Soal HOTS
Peserta bisa memilih tempat tes dan diberikan kesempatan dua kali untuk mengikuti tes dengan biaya Rp 200 ribu setiap tes.
“UTBK diselenggarakan 10 hari, setiap hari dibuka dua sif, tiap Sabtu dan Minggu, waktunya bebas yang penting ketika daftar sudah jelas mau ikut satu kali atau dua kali dan nanti diambil nilai terbaik," ujarnya.
Terkait soal tes, Sutarno mengaku tingkat kesulitan soal berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Sistem baru ini menerapkan soal higher order thinking skills (HOTS).
Adapun UNS akan menerima 6.445 mahasiswa baru tahun ini.
Dengan rincian dari jalur SNMPTN minimal 30 persen, jalur SBMPTN minimal 50 persen, dan jalur mandiri maksimal 20 persen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ujian-tulis-berbasis-komputer_20180508_093534.jpg)