Tabloid Indonesia Barokah Masuk di Solo Raya, BPN Prabowo-Sandi : Kok bisa?
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Solo menyoroti beredarnya tabloid Indonesia Barokah yang sudah masuk di wilayah Solo Raya
Penulis: Asep Abdullah Rowi | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Asep Abdullah Rowi
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Solo menyoroti beredarnya tabloid Indonesia Barokah yang sudah masuk di wilayah Solo Raya.
Ketua BPN Solo, NR Kurnia Sari menyayangkan adanya pengiriman gelap tabloid Indonesia Barokah yang ditemukan di 8 masjid di Kabupaten Sukoharjo.
"Kalau di Solo, sementara tidak kami temukan," terang dia kepada TribunSolo.com, Rabu (23/1/2019).
"Semoga tidak ya," katanya menegaskan.
• Semasa Hidup, Wakil Ketua DPRD Banjar yang Tewas di Tol Cipularang Dikenal Senang Berbagi
Kurnia yang juga Caleg Partai Gerindra Dapil Jateng V itu mewaspadai tabloid yang diduga menyudutkan salah satu pasangan calon (paslon) presiden dalam Pemilu 2019.
"Kalau sampe dibakar oleh penerima di Sukoharjo, berarti isinya provokatif ke salah satu paslon," terang dia.
Dia pun mempertanyakan dari mana pengirim gelap itu mendapatkan data-data alamat lengkap masjid.
"Kami koordinasi dengan BPN Jateng, pasti ada aktor di balik itu," aku dia.
"Pertanyaan saya, kok bisa?," jelasnya.
• Tanggapan Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki Sukoharjo Terkait Batalnya Pembebasan Abu Bakar Baasyir
Sebelumnya, sebanyak 24 eksemplar tabloid Indonesia Barokah ditemukan di 8 masjid di Kabupaten Sukoharjo.
Hal itu terungkap saat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo menunjukkan penemuan tabloid di kantor Panwascam Kartasura, Rabu (23/1/2019).
Koordinasi dihadiri Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Sukoharjo, Muladi Wibowo, Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sukoharjo, Eko Budiyanto dan Ketua Panwascam Kartasura, Drajat Prio Utomo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/tabloid-indonesia-barokah-yang-ditemukan-di-sejumlah-masjid-3.jpg)