Breaking News:

Abu Bakar Baasyir Batal Dibebaskan

Cerita Mantan Santri yang Pernah Diajar Ba'asyir saat Kamar Ponpes Ngruki Masih Bersekat Triplek

Cerita mantan santri Abu Bakar Ba'asyir yang pernah diajarkan kitab shofwah at-tafasir saat kamar Ponpes Ngruki masih bersekat triplek.

TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Dukuh Ngruki RT 04 RW 17, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ada kenangan yang tidak pernah dilupakan oleh Muchson.

Mantan santri generasi ke-4 di Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Dukuh Ngruki RT 04 RW 17, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo itu, menceritakan kenangan saat bersama Ustaz Abu Bakar Ba'asyir.

Ya sekitar tahun 1984, Abu Bakar Ba'asyir yang masih berusia 46 tahun diketahui secara khusus mengajar kitab kepada santrinya.

Muchson mengaku selama beberapa bulan diajar oleh Ustaz Abu Bakar Ba'asyir, mendapatkan ilmu dari kitab Shofwah At-Tafasir.

Tanggapan Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki Sukoharjo Terkait Batalnya Pembebasan Abu Bakar Baasyir

"Jadi itu kitab gundul, isinya untuk menafsirkan Alquran," aku dia kepada TribunSolo.com di Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Rabu (23/1/2019).

Meskipun hanya beberapa bulan diajar Ustaz Abu Bakar Ba'asyir, Muchson yang saat ini didaulat menjadi Humas Ponpes Al-Mukmin Ngruki memiliki kenangan tersendiri.

"Penyampaian isi kitab jelas dan mudah dipahami," kata dia.

"Apalagi saat itu tahun 1984, masih cukup sederhana, kamar kami bersekat triplek saja," tuturnya mengenangnya.

Mahendradatta: Berikan Saja Remisi Besar untuk Abu Bakar Baasyir, Enggak Ada Polemik Lagi

Namun sejak Ponpes Al-Mukmin Ngruki ditinggalkan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir, putra ketiga yakni Ustaz Abdul Rachim Ba'asyir atau Iim menjadi nahkoda.

"Sejak 1972 berdiri jumlah santri terus bertambah dan saat ini saja sudah 1.300 orang," ungkap dia.

Tidak hanya itu lanjut dia, dalam beberapa tahun ini juga membuka Ponpes di Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim) yang dikelola langsung putra pertama yakni Muhammad Abdul Rosyid.

"Yang di Magetan jumlah pastinya tidak tahu, tetapi kalau ratusan santri ada," terang dia.

Abu Bakar Baasyir Batal Dibebaskan, Yusril Ihza Mahendra Tak Salahkan Jokowi

Dia menambahkan, dengan penundaan pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir, membuat dirinya, santri dan para alumni harus menahan rindu untuk bertemu.

"Kami terus doakan dari jauh untuk beliau," jelasnya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved