Polda Jatim Sebut Penahanan Tersangka Artis VA Bisa Dipertimbangkan dari 2 Faktor

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, panggilan terhadap VA dilakukan lantaran sebelumnya yang bersangkutan tak hadir

Polda Jatim Sebut Penahanan Tersangka Artis VA Bisa Dipertimbangkan dari 2 Faktor
KOMPAS.com/GHINAN SALMAN
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera 

TRIBUNSOLO.COM - Artis peran VA yang kini menjadi tersangka kasus prostitusi online dengan jerat UU ITE tidak memenuhi panggilan penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jawa Timur hari ini atau Jumat (25/1/2019).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, panggilan terhadap VA dilakukan lantaran sebelumnya yang bersangkutan tak hadir saat pemanggilan pertama untuk wajib lapor.

"Sesuai hasil rapat koordinasi Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyampaikan bahwa ada pemanggilan terhadap yang bersangkutan (VA)," kata Barung.

Mengenai penahanan VA sebagai tersangka, Barung menyebut, ia tak mengetahui hal tersebut.

Sebab, VA ditahan atau tidak menjadi wewenang penyidik.

Pulang dan Melintasi Simpang Susun Semanggi untuk Pertama Kali, Basuki Tjahaja Purnama : We Try

Menurut Barung, penahanan tersangka VA bisa dipertimbangkan dari dua faktor, yaitu syarat subjektif dan syarat objektif.

"Faktor objektif adalah yang bersangkutan disangkakan Pasal 127 ayat 1 UU ITE ancaman hukuman 6 tahun, karena itulah bisa ditahan," ujar dia.

Tetapi, dalam faktor subjektif, Barung menjelaskan, VA bisa saja tak ditahan jika yang bersangkutan tak memiliki potensi melarikan diri dan kooperatif selama pemeriksaan di Mapolda Jatim.

"Tidak ada satu pun juga yang bisa mengintervensi penyidik diserahkan semuanya kepada penyidik, ditahan monggo tidak ditahan juga monggo," kata dia.

Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki Ditunjuk Jadi Moderator Debat Kedua Pilpres

Sebagaimana diketahui, penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Timur menaikkan status hukum artis peran VA sejak Rabu (16/1/2019), dari saksi menjadi tersangka dalam kasus prostitusi online.

Status tersangka VA sudah dibahas melalui gelar perkara dengan melibatkan pakar pidana, pakar bahasa, pakar transaksi elektronik, maupun ahli agama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur.

Barung menyebut, mucikari ES memiliki banyak koleksi foto dan video artis VA, yang belakangan diketahui dikirim oleh artis VA sendiri.

Bukti-bukti itu didapat polisi dari pemeriksaan digital forensik alat komunikasi VA dan mucikari ES yang disita polisi. (Kompas.com/Ghinan Salman)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi: Penahanan Tersangka Artis VA Bisa Dipertimbangkan dari 2 Faktor"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved