Breaking News:

Buni Yani Akan Terima Proses Penahanan jika Kejari Depok Tetap Eksekusi Dirinya

Kuasa hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian menyampaikan, pihaknya akan menerima apabila Kejaksaan Negeri Depok tetap melakukan eksekusi terhadap kliennya

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Buni Yani 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian menyampaikan, pihaknya akan menerima apabila Kejaksaan Negeri Depok tetap melakukan eksekusi terhadap kliennya.

"Ya enggak apa-apa, jalani saja proses hukumnya," kata Aldwin saat dihubungi Kompas.com pada Kamis (31/1/2019).

Aldwin menyampaikan, pihaknya baru saja mengirimkan surat penundaan penahanan ke kejaksaan pada pukul 12.30 WIB hari ini.

Namun apabila tetap dilakukan eksekusi, Buni Yani bersedia untuk ditahan.

"Kalau kami kan resmi-resmi saja, kami buat surat penundaan eksekusi"

"Tapi kalau kemudian tetap di itu (eksekusi), biar masyarakat yang menilai saja," jelas Aldwin.

Februari 2019, Jam Kerja ASN Solo Dimulai Pukul 08.00-17.00 WIB

Ia kemudian menyinggung kasus Baiq Nuril yang eksekusinya ditunda karena permohonan peninjauan kembali terhadap putusan Mahkamah Agung yang dinilai kontroversial.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Depok menyebutkan akan tetap mengeksekusi penahanan terhadap terpidana kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik ( ITE) Buni Yani.

“Sesuai prosedur makanya harus tetap dilakukan eksekusi,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sufari pada Kamis. (Kompas.com/Jimmy Ramadhan Azhari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Buni Yani Bersedia Ditahan jika Kejari Tetap Eksekusi Dirinya"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved