Satgas Anti-Mafia Bola Segel Kantor Komdis PSSI di Jakarta Selatan

Satgas Anti-Mafia Bola menyegel kantor PT Liga Indonesia Baru atau Komisi Disiplin PSSI (Komdis) PSSI di Rasuna Office Park DO-07, Jakarta Selatan.

Satgas Anti-Mafia Bola Segel Kantor Komdis PSSI di Jakarta Selatan
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Ketua Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono, memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/12/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, AKARTA  - Satgas Anti-Mafia Bola menyegel kantor PT Liga Indonesia Baru atau Komisi Disiplin PSSI (Komdis) PSSI di Rasuna Office Park DO-07, Jalan HR Rasuna Said, Setia Budi, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019) malam.

Hal itu diketahui dari Ketua Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono, melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com yang dikutip TribunSolo.com, Jumat (1/2/2019).

"Pada hari Kamis sekitar jam 22.00 WIB, tim Satgas Antimafia Bola telah melaksanakan police line di kantor Komdis PSSI," ungkapnya.

Ketika ditanya lebih lanjut, Argo belum memberikan keterangan lebih detail terkait alasan penyegelan kantor Komdis PSSI.

Kasus Pengaturan Skor, Satgas Antimafia Bola Geledah Dua Kantor PSSI

Adapun penyegelan kantor Komdis PSSI dilakukan setelah Rabu (30/1/2019) kemarin polisi menggeledah dua markas PSSI di Jalan Kemang Timur V, Kemang, Jakarta Selatan, dan FX Sudirman di Jakarta Pusat.

Dalam penggeledahan tersebut, polisi mengamankan enam kotak berisi 153 dokumen PSSI.

"Dokumen tersebut terkait Liga 3, Liga 2, dan Liga 1," ujar Kasub Humas Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola, Kombes Pol Syahar Diantono, Rabu lalu.

"Kemudian juga ada dokumen terkait transaksi keuangan, struktur organisasi, administrasi pelaksanaan organisasi PSSI, dan termasuk daftar wasit serta legalitasnya," kata dia.

Soal Dukungan Sebagai Calon Ketum, Erick Thohir Tertarik Benahi PSSI Tetapi Tidak Sekarang

Sebelumnya diberitakan TribunSolo.com, Satgas Anti-Mafia Bola Polri telah menetapkan 11 tersangka dalam kasus dugaan pengaturan skor di Liga Indonesia.

Tujuh tersangka telah ditahan polisi yaitu mantan anggota wasit Priyatno, wasit futsal Anik Yuni Artika Sari, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, anggota Komisi Disiplin Dwi Irianto alias Mbah Putih, wasit Persibara Banjarnegara vs Pasuruan Nurul Safarid, staf Direktur Perwasitan PSSI Mansyur Lestaluhu, dan pemilik klub PSMP Mojokerto Vigit Waluyo.

Sementara empat tersangka lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron.

Mereka yaitu Cholid Hariyanto (wasit cadangan pertandingan Persibara vs Kediri), Deni Sugiarto (pengawas pertandingan Persibara vs PS Pasuruan), Purwanto (asisten wasit I), dan Ramdan yang merupakan asisten wasit II . (Kompas.com/Jimmy Ramadhan Azhari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Usai Geledah Kantor PSSI, Satgas Antimafia Bola Segel Kantor Komdis PSSI

Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved