Kisah di Balik Kue Keranjang Legendaris Dua Naga Mas di Solo: Sebuah Tradisi Sarat Filosofi

Di Kota Solo, terdapat tempat pembuatan kue keranjang rumahan yang sangat melegenda. Dua Naga Mas namanya.

Penulis: Fathul Amanah | Editor: Sri Juliati
TRIBUNSOLO.COM/FATHUL AMANAH
Susana menunjukkan kue keranjang Dua Naga Mas buatannya, Selasa (29/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fathul Amanah

TRIBUNSOLO.COM - Momen tahun baru China atau Imlek kini tinggal hitungan hari.

Sama seperti perayaan lainnya, Imlek juga punya makanan khas yang hanya bisa ditemukan setahun sekali.

Satu di antaranya adalah kue keranjang.

Seperti sudah menjadi kewajiban, penganan berbentuk bundar ini selalu ada di tiap perayaan Imlek.

Tak terkecuali di Kota Bengawan, Solo.

The Park Mall Solo Baru Meriahkan Tahun Baru Imlek 2019 Lewat Berbagai Acara Menarik

Di kota ini, terdapat tempat pembuatan kue keranjang rumahan yang sangat melegenda.

Dua Naga Mas namanya.

Tempat pembuatan kue keranjang Dua Naga Mas, Balong Gang 6 No.5, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Selasa (29/1/2019).
Tempat pembuatan kue keranjang Dua Naga Mas, Balong Gang 6 No.5, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Selasa (29/1/2019). (TRIBUNSOLO.COM/FATHUL AMANAH)

Berdiri sejak tahun 1970-an, kue keranjang Dua Naga Mas bisa dibilang adalah pelopor bisnis sejenis di Kota Solo.

"Saya mengerjakan kue keranjang ini dari mulai orangtua saya, kurang lebih tahun 1970-an," ungkap Susana, pemilik kue keranjang Dua Naga Mas pada TribunSolo.com, Selasa (29/1/2019).

Bagi Susana, kue keranjang tak hanya sekadar usaha, melainkan sebuah tradisi warisan keluarga yang patut dilestarikan.

Berawal dari keresahan sang ayah yang kala itu tak dapat menemukan kue keranjang di Solo saat Imlek tiba, mereka sekeluarga lalu membuat kue keranjang dan menjualnya ke tetangga sekitar.

Spesial Imlek 2019, Hotel Nava Karanganyar Tawarkan Paket Dinner Bertajuk Celebrate Year Of The Pig

Mulai dari usaha kecil-kecilan, Dua Naga Mas kini menjelma menjadi kue keranjang legendaris di Kota Bengawan.

"Kami waktu itu baru pindah ke Solo. Pas Imlek saya lihat kok di sini nggak ada kue keranjang."

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved