Imlek 2019

Pakaian Cheongsam Dulu Dibawa Imigran, Kini Jadi Item Laris Jelang Perayaan Imlek di Solo

Jelang perayaan Imlek 2570 yang jatuh pada Selasa (5/2/2019), sejumlah pernak-pernik khas Imlek banyak diburu di Pasar Gede Solo.

Pakaian Cheongsam Dulu Dibawa Imigran, Kini Jadi Item Laris Jelang Perayaan Imlek di Solo
TRIBUNSOLO.COM/HANANG YUWONO
Baju khas Imlek yang dijual di Kios Surya Fashion di kawasan Pasar Gede Solo, Sabtu (26/1/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jelang perayaan Imlek 2570 yang jatuh pada Selasa (5/2/2019), sejumlah pernak-pernik khas Imlek banyak diburu di Pasar Gede Solo.

Mulai dari lampion, dupa, kue keranjang, amplop merah, sampai pakaian khas Tionghoa cheongsam dan changsan.

Untuk item cheongsam dan changsan, salah satu toko yang menjualnya adalah Surya Fashion Solo.

Pantauan TribunSolo.com, Sabtu (26/1/2019), toko yang berada di kawasan Pasar Gede Solo tersebut cukup ramai dikunjungi pembeli.

Baju khas Imlek yang dijual di Kios Surya Fashion di kawasan Pasar Gede Solo, Sabtu (26/1/2019).
Baju khas Imlek yang dijual di Kios Surya Fashion di kawasan Pasar Gede Solo, Sabtu (26/1/2019). (TRIBUNSOLO.COM/HANANG YUWONO)

Jelang Imlek, Produsen Kue Keranjang Ngaku Omzet Penjualan Menurun, Ini Alasannya

Beberapa baju warna merah berbagai ukuran dipajang di etalase toko.

Penjaga toko Surya Fashion Solo, Nanik Sanjaya, mengatakan jika jumlah pemesanan pakaian khas Tionghoa ini meningkat signifikan di hari-hari menjelang Imlek 2019.

"Ya pasti, meningkat dibanding hari-hari biasanya," ujar Nanik.

Sedikit berbeda dari tahun lalu, tahun ini pemilik toko mendatangkan baju-baju cukup dari Indonesia saja.

Baju khas Imlek yang dijual di Kios Surya Fashion di kawasan Pasar Gede Solo, Sabtu (26/1/2019).
Baju khas Imlek yang dijual di Kios Surya Fashion di kawasan Pasar Gede Solo, Sabtu (26/1/2019). (TRIBUNSOLO.COM/HANANG YUWONO)

The Park Mall Solo Baru Meriahkan Tahun Baru Imlek 2019 Lewat Berbagai Acara Menarik

"Ini banyak dari Jakarta. Tahun lalu banyak dari luar, tahun ini kita cukup dari Indonesia saja," ujar dia.

Hampir sama seperti sejumlah pedagang di kios lain, Nanik menuturkan jumlah pembeli mengalami tren penurunan dibanding tahun lalu.

Halaman
123
Penulis: Hanang Yuwono
Editor: Delta Lidina Putri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved