Breaking News:

Bupati Purbalingga, Tasdi, Divonis 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap dan Gratifikasi

Bupati Purbalingga nonaktif Tasdi dijatuhi pidana tujuh tahun penjara dalam kasus suap dan gratifikasi selama ia menjabat sebagai bupati.

Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.com/NAZAR NURDIN
Bupati Purbalingga nonaktif Tasdi disidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (6/2/2019). 

Namun, dalam praktiknya, sesuai bukti di persidangan, Tasdi secara aktif meminta suap dan gratfikasi.

Total suap yang diterima yaitu Rp 115 juta.

Tasdi, Bupati Purbalingga Nonaktif Dituntut 8 Tahun Penjara

Sementara, gratifikasi dari bawahannya di Pemkab Purbalingga dan pihak lain yaitu Rp 1,195 miliar.

"Terdakwa telah terbukti melakukan gratifikasi beberapa kali dan berdiri sendiri. Terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar ketentuan Pasal 12 huruf a dan b," ujar hakim.

Selain itu, Tasdi juga dicabut hak politiknya untuk dipilih dan memilih dalam jabatan publik. Pencabutan berlaku selama 3 tahun setelah selesai menjalani hukuman atas putusan yang berkekuatan hukum tetap. 

Atas putusan itu, baik terdakwa maupun KPK memilih untuk menunda sikap.

Kedua pihak kompak mengajukan upaya pikir-pikir.

"Kami pikir-pikir yang mulia," ucap Tasdi, yang kemudian disusul jaksa Kresno Anto Wibowo dari KPK(Kontributor Kompas.com Semarang/Nazar Nurdin)

Artikel ini telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Tasdi, Bupati Purbalingga Divonis 7 Tahun Penjara

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved