Imlek 2019

Perayaan Imlek 2019 di Solo: Ciri Khas Tradisi, Shio, hingga Pernak-pernik yang Penuh Filosofi

Solo sebagai kota dengan masyarakat yang heterogen, tak pernah ketinggalan untuk turut memeriahkan Tahun Baru Imlek.

Perayaan Imlek 2019 di Solo: Ciri Khas Tradisi, Shio, hingga Pernak-pernik yang Penuh Filosofi
TRIBUNSOLO.COM/HANANG YUWONO
Suasana khas Imlek 2019 di kawasan Pasar Gede Solo, Sabtu (26/1/2019). 

Ribuan lampion terpasang di sepanjang Jalan Sudirman hingga sebagian Jalan Urip Sumoharjo.

Menjelang Tahun Baru Imlek, lampion sudah terpangsang di wilayah Pasar Gede, Solo.
Menjelang Tahun Baru Imlek, lampion sudah terpangsang di wilayah Pasar Gede, Solo. (TribunStyle.com/Desi Kris)

Tak jarang ketika malam tiba, area yang terpasang lampion ini selalu menjadi rebutan para pencari foto.

Masyarakat Kota Solo dan sekitarnya berebut mencari spot foto terbaik untuk bisa berpose bersama benderang sinar lampion yang kontras dengan langit malam.

Lampion terpasang di sepanjang jalan, dipotret dari lantai dua Pasar Gede Solo, Sabtu (26/1/2019).
Lampion terpasang di sepanjang jalan, dipotret dari lantai dua Pasar Gede Solo, Sabtu (26/1/2019). (TRIBUNSOLO.COM/HANANG YUWONO)

Lampion-lampion ini berpusat di depan Pasar Gede yang bersebelahan dengan Klenteng Tien Kok Sie.

Setiap tahunnya jelang Imlek, Klenteng Tien Kok Sie di area Pasar Gede dan Klenteng Poo An Kiong di wilayah Coyudan selalu berbenah wajah.

Persiapan ini bertujuan untuk menciptakan kenyamanan pengunjung klenteng yang ingin sembahyang.

Bahkan, Klenteng Poo An Kiong yang telah berdiri sejak 200 tahun yang lalu itu pun turut menyediakan banyak dupa untuk keperluan beribadah.

Tradisi

Pernahkah Anda mendengar istilah Grebeg Sudiro?

Agenda ini hanya akan Anda temukan di Kota Solo.

Halaman
1234
Penulis: Delta Lidina
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved