Breaking News:

Salah Seorang Pencuri di Candi Elektronik Solo Diketahui Sebagai Residivis

Warga Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo ini mengatakan dirinya pernah masuk penjara karena aksi pencurian sepeda motor

TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
(Kiri ke kanan) Pelaku pencurian Candi Elektronik, Setyawan Prabowo dan Kapolsek Serengan, Kompol Giyono di Polsek Serengan, Solo, Rabu (6/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Salah seorang pelaku pencurian barang elektronik di Toko Candi Elektronik yakni Setyawan Prabowo, diketahui merupakan seorang residivis.

Warga Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo ini mengatakan dirinya pernah masuk penjara karena aksi pencurian sepeda motor.

"Dulu tertangkap di Polres Solo 2 kali karena curanmor, lalu sekali ini di Polsek serangan," katanya saat gelar perkara di Polsek Serengan, Rabu, (6/2/2019) siang.

Kapolres Sukoharjo Jenguk Korban Perampokan Disertai Penganiayaan di Solo Baru

Setyawan mengaku bahwa uang hasil pencurian ini hanya untuk makan.

"Punya istri 1, anak saya 2, nyuri barang ini hanya untuk makan," katanya.

Setyawan mengatakan pekerjaannya sehari-hari adalah pemulung.

"Saya hanya lulus SMP," katanya.

Dalam menjalankan aksinya, dia ditemani tersangka lainnya yakni Diva Syah alias Gosong.

Disebut Tambah Gendut dengan Rambut Pendek, Prilly Latuconsina: Pikirkan Perasaan Orang Lain

Kedua tersangka ini melakukan aksinya pada 20 Januari 2019 di Toko Candi Elektronik Jalan Slamet Riyadi, Kemlayan, Serengan

Kedua tersangka ini datang dan mencongkel gembok pintu belakang toko.

Usai berhasil masuk, keduanya mengambil 3 barang yakni 1 buah TV LED merek LG 32', 1 buah TV LED LG 65' dan 1 buah TV LED LG 43'.

Selain itu pelaju juga mengambil 1 TV LED LG 49', 1 TV Polytron 32', 1 TV Polytron 65', 1 buah handphone merek Polytron, 1 unit laptop merek HP 14' dan 1 magic remote.

RSUD Semanggi Solo Rencananya Diresmikan pada Agustus 2019

Total kerugian toko usai pencurian tersebut yakni Rp 57.588.830.

Kedua pelaku diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved