Usai Imlek 2019, Harga Komoditas Pangan di Pasar Tradisional Solo Terpantau Naik Harga

Usai momen Imlek 2019, sejumlah harga bahan pangan terpantau mengalami kenaikan harga.

Usai Imlek 2019, Harga Komoditas Pangan di Pasar Tradisional Solo Terpantau Naik Harga
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
aktivitas di Pasar Darurat Legi Solo 

Sehingga menyebabkan banyak hasil panen yang buusk dan harus dibuang.

Hal tersebut akhirnya mempengaruhi jumlah stok kepada pedagang.

Endah pedagang sayur mayur di Pasar Darurat Legi Solo berujar untuk ketimun naik dari semua Rp 2.500 per kg menjadi Rp 6 ribu per kg.

“Agar tidak terlalu timpang harganya, kami juga mengambil stok dari cepogo yang stoknya masih lumayan banyak. Sehingga menstabilkan harga sayur yang lainnya," imbuhnya.

Meski di Pasar Darurat, Para Pedagang Pasar Legi Solo Tetap Ikut SGS 2019

Sementara beberapa komoditas harganya masih terpantau stabil.

Yakni komoditas bawang merah masih stabil di harga Rp 16 ribu hingga Rp 17 ribu per kg tergantung besar kecilnya bawang.

Dan untuk Bawang Bombay di harga Rp 17 ribu per kg.

Dan juga ada pula yang mengalami penurunan harga, yakni komoditas telur.

Jika beberapa pekan lalu harga telur dinilai naik, kini sudah mengalami penurunan pasca Tahun Baru Imlek.

Yaitu Rp 21 per kg dari sebelumnya mencapai Rp 22 ribu hingga Rp 23 ribu per kg. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved