Viral, Pria di Bali Lakukan Penganiayaan Gara-gara Bendera Partai, Begini Kronologinya

Video penganiayaan yang terjadi di Kota Denpasar viral di media sosial. Video itu viral melalui jejaring WhatsApp.

Viral, Pria di Bali Lakukan Penganiayaan Gara-gara Bendera Partai, Begini Kronologinya
Media Sosial
Video Gung Balang tengah menganiaya Wayan Nurata viral 

TRIBUNSOLO.COM - Video penganiayaan yang terjadi di Kota Denpasar viral di media sosial.

Video itu viral melalui jejaring WhatsApp.

Dalam video berdurasi enam detik itu, Tampak seorang pria berbadan kekar tengah menganiaya pria berbaju hitam.

Aksi tersebut terjadi di jalanan.

Dirilis KPU, Ini Daftar Parpol yang Paling Banyak Mengajukan Mantan Koruptor Jadi Caleg

Tribun Bali pun mencari informasi terkait video yang viral tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Bali diketahui, kasus itu diduga berawal saat Wayan Nurata (45) melarang Gung Balang memasang bendera salah satu partai politik di depan rumahnya.

Kejadian penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (9/2/2019) kemarin sekitar pukul 10.30 WITA.

Gung Balang melakukan penganiayaan kepada Wayan Nurata saat berada di Jalan Kebo Iwa Utara, Banjar Pagutan, Padang Sambian, Denpasar Barat, Bali.

Airlangga Hartarto Tertawa Dengar Klaim Gerindra Banyak Kader Parpol Pro Jokowi Dukung Prabowo

Penganiayaan itu terjadi lantaran korban tidak mengizinkan pelaku untuk memasang bendera dari salah satu partai politik.

Bendera partai politik itu hendak dipasang pelaku di depan rumah atau tempat tinggal Wayan Nurata di daerah Padangsambian Kaja.

Merasa tak puas, Gung Balang pun membuntuti Wayan Nurata yang hendak ke warung

Gung Balang datang dengan mobil pick up dan tiba-tiba menabrak sepeda motor Wayan Nurata dari arah samping.

Dulu Menantang Jerinx SID Berdebat, Ashanty Kini Justru Menyesal

Usai menabrak korban, Gung Balang pun menganiaya korban dengan memukul wajah korban berkali-kali.

Saat itu korban tidak melawan bahkan tidak siap meladeni pelaku.

Wayan Nurata hanya menepis beberapa kali pukulan dari Gung Balang.

"Saat korban terjatuh dan berdiri, GB langsung melayangkan pukulan ke wajah korban beberapa kali," ujar sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Nur Khalim, Guru SMP di Gresik yang Dilecehkan Siswanya, Bergaji Rp 450 Ribu per Bulan

Pelaku yang saat itu hanya mengenakan kaos singlet putih celana pendek, terus memberikan pukulan kepada korban, meskipun saat itu sudah dilerai oleh warga.

Setelah aksi tersebut dapat diredam, pelaku pun pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Sementara korban mengalami luka lebam pada wajah.

Saat itu, korban langsung menuju ke Polsek Denpasar Barat, guna melaporkan kejadian penganiayaan yang ia terima dari pelaku Gung Balang.

Sukiyat Jadikan Bengkel Perakitan Esemka di Klaten sebagai Posko Pemenangan Jokowi-Maruf

Gung Balang pun diamankan oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Denpasar Barat, AKP Johannes Nainggolan membenarkan adanya kasus penganiayaan tersebut.

Ia mengatakan, pelaku penganiayaan adalah anggota salah satu ormas di Bali.

Nainggolan mengatakan, setelah kejadian korban langsung melaporkan ke Polsek Denpasar Barat.

Polresta Solo Tetapkan Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif sebagai Tersangka

Namun, lebih lanjutnya kasus ini diambil dan ditangani oleh Polresta Denpasar.

"Sudah ditangani Polresta Denpasar," ujar AKP Johannes Nainggolan, Minggu (10/2/2019).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Arta Ariawan membenarkan bahwa Gung Balang telah ditahan di Polresta Denpasar.

"Sudah kami tahan dan kami masih periksa," tutupnya. (Firizqi Irwan)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Video Penganiayaan di Denpasar Viral di Medsos, Pelakunya Anggota Ormas, Ini Kronologi Lengkapnya

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved